Berantas Pasar Kumuh, Polisi Bersihkan Sampah Pasar Induk Bondowoso: Upaya Nyata Polri Dukung Program Indonesia Asri

Berantas Pasar Kumuh, Polisi Bersihkan Sampah Pasar Induk Bondowoso: Upaya Nyata Polri Dukung Program Indonesia Asri

Plat Merah – Bondowoso – Polres Bondowoso menggelar operasi besar-besaran untuk membersihkan Pasar Induk Bondowoso, sebuah langkah konkret mendukung program pemerintah Indonesia Asri sekaligus memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan yang melibatkan seluruh personel Polri dan PNS Polri di lingkungan Polres Bondowoso ini menandai komitmen institusi kepolisian untuk terlibat aktif dalam pembangunan masyarakat berkelanjutan. Dengan mengangkat tema “Berantas Pasar Kumuh”, aksi ini menjadi contoh nyata peran Polri sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Kronologi Kegiatan dan Tindakan Langsung

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan apel singkat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo. Setelah itu, personel dibagi ke dalam 12 tim yang masing-masing bertanggung jawawab atas area pasar tertentu. Berikut rincian aktivitas yang dilakukan:

AktivitasKeteranganVolume/Output
Pengangkutan SampahPenyisiran area pasar untuk mengumpulkan sampah organik dan anorganik1,2 ton
Pembersihan Saluran AirPengurasan dan normalisasi saluran drainase3.500 meter
Penataan LingkunganPembenahan tata letak kios dan penghijauan120 titik

Perspektif Kapolres: Polri sebagai Mitra Pembangunan

Kapolres Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa aksi ini tidak sekadar ritual belaka. “Pasar adalah jantung perekonomian masyarakat, dan kebersihan adalah faktor kunci dalam menarik konsumen maupun pedagang. Dengan menjaga kebersihan, kita juga turut mencegah penyebaran penyakit,” ujarnya. Ia menekankan bahwa program Indonesia Asri harus diterima sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Dampak Positif dan Harapan Masyarakat

  • Ekonomi Lokal: Pedagang menyambut baik kebersihan pasar karena menarik lebih banyak pengunjung.
  • Kesehatan Lingkungan: Pembersihan saluran air mengurangi risiko banjir dan penyakit akibat air stagnan.
  • Sosial: Keterlibatan Polri menciptakan hubungan kepercayaan antara aparat hukum dan warga.

Analisis Impak Jangka Panjang

Kegiatan ini berpotensi menginspirasi inisiatif serupa di pasar-pasar lain di Indonesia. Namun, tantangan utama terletak pada sustainability. Jika tidak diikuti dengan perubahan perilaku warga, maka hasil yang dicapai akan sementara. Berikut data perbandingan kondisi pasar sebelum dan setelah kegiatan:

IndikatorSebelum KegiatanSetelah Kegiatan
Kebersihan AreaKumuh dengan sampah berserakanTerlihat bersih dan tertata
AksesibilitasJalur sempit dan terhalang sampahJalur terbuka dan aman
Respon PedagangKurang antusiasMeningkatkan kepercayaan dan partisipasi

Keterlibatan Masyarakat dan Kolaborasi Institusi

Menurut Aryo, keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan warga. “Kita tidak bisa melakukannya sendiri. Butuh komitmen bersama untuk menjaga lingkungan,” katanya. Polres Bondowoso juga berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen sampah bagi pedagang dalam beberapa bulan ke depan.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam Indonesia Asri yang menargetkan penurunan angka sampah nasional sebesar 30% hingga 2030. Namun, tantangan tetap ada: bagaimana memastikan bahwa hasil kegiatan ini tidak terkikis oleh kebiasaan buruk yang seringkali kembali terulang?

Bagi pedagang seperti Ibu Nurhayati, 47, kebersihan pasar adalah segalanya. “Sebelumnya, pasar sering banjir karena selokan tersumbat. Sekarang, setidaknya saya bisa menjual buah tanpa khawatir terkena sampah,” katanya. Namun, ia berharap pemerintah memperkuat pengawasan agar sampah tidak kembali menumpuk.

Aksi ini juga menjadi momentum bagi Polri untuk memperluas perannya. Dari yang awalnya hanya menjaga ketertiban, kini mereka aktif dalam isu-isu sosial, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.

Wilayah Bondowoso, yang dikenal sebagai kota pertanian, kini menunjukkan potensi menjadi model penerapan program serupa di daerah lain. Dengan ekosistem pasar yang sehat, tidak hanya ekonomi yang akan tumbuh, tetapi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan juga akan meningkat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup