Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil di Maumere NTT
PlatMerah.com, Maumere – Polri bersama unsur terkait mempercepat evakuasi dua warga terdampak gempa di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui jalur udara. Kedua korban yang dievakuasi adalah Maria Noni, lansia 71 tahun dengan patah tulang akibat reruntuhan rumah, dan Maria Angela Ngei, ibu hamil siap bersalin dari Desa Rokirole.
Evakuasi Melalui Jalur Udara
Dengan akses darat dan laut yang terbatas pascagempa, Polri memanfaatkan helikopter untuk mengevakuasi korban yang membutuhkan penanganan medis segera. Evakuasi berlangsung pada Kamis (20/8) mulai pukul 10.28 WITA di Lapangan Futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Maumere. Dua helikopter, BNPB Airbus H125 9292 dan PK-CAY BEII429, dikerahkan untuk memindahkan kedua korban ke Maumere.
Profil Korban Evakuasi
- Maria Noni, 71 tahun, mengalami patah tulang paha kiri bawah akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah di Desa Rokirole.
- Maria Angela Ngei, 30 tahun, ibu hamil yang kondisinya sudah siap bersalin dan memerlukan pemantauan serta pelayanan kesehatan intensif.
Peran Polri dalam Proses Evakuasi
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, Polri berperan memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Selain aspek keamanan, Polri juga mendukung pelayanan kemanusiaan dan membantu tenaga kesehatan dalam menangani warga terdampak bencana.
Jajaran Polres Sikka turut mendampingi kedua korban selama proses pemindahan hingga naik ke armada udara. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 11.35 WITA dengan kondisi aman dan kondusif.
Konteks dan Pentingnya Evakuasi
Gempa bumi yang melanda wilayah Palue menyebabkan keterbatasan akses transportasi darat dan laut, sehingga evakuasi korban rentan melalui jalur udara menjadi solusi penting untuk mempercepat penanganan medis. Evakuasi ini merupakan respons cepat dari Polri dan seluruh unsur terkait untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan segera.
Dukungan Berkelanjutan dari Polri dan Unsur Terkait
Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Polri akan terus bersinergi dengan BNPB, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya untuk memberikan bantuan dan penanganan optimal bagi warga terdampak gempa.
Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dampak bencana terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan ibu hamil yang memerlukan perhatian khusus.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











