Cerita Nadin Amizah Diproduseri Feby Putri, Lewati 5 Kali Revisi untuk Album Laika, yang Ditinggalkan

Cerita Nadin Amizah Diproduseri Feby Putri, Lewati 5 Kali Revisi untuk Album Laika, yang Ditinggalkan

PlatMerah.comNadin Amizah mengungkapkan pengalaman pertamanya bekerja sama dengan Feby Putri sebagai produser lagu dalam album ketiganya, Laika, yang Ditinggalkan. Proses kreatif kolaborasi ini memakan waktu dan melalui lima kali revisi sebelum lagu “Tamu Berwajah Itu” akhirnya dirilis ke publik.

Album Laika, yang Ditinggalkan yang dirilis pada 28 Agustus 2026 berisi 11 lagu dan melibatkan 10 produser berbeda. Nadin memilih produser berdasarkan karakter suara yang sesuai untuk tiap lagu. Salah satu kolaborasi menarik adalah dengan Feby Putri, penyanyi asal Makassar yang juga dikenal sebagai produser.

Kolaborasi dan Proses Produksi

Kolaborasi Nadin Amizah dengan Feby Putri bermula dari ketertarikan Nadin terhadap karakter musik Feby yang selama ini dikenal melalui karya-karyanya. Namun, Feby awalnya ragu menerima tawaran memproduseri lagu seorang diri karena biasanya dia berperan sebagai co-producer bersama suaminya, Adam Febrian, yang lebih sering menjadi produser utama.

Setelah saling mengenal, Nadin tetap ingin bekerja sama langsung dengan Feby dan memberikan arahan kreatif secara personal. Hal ini karena Nadin merasa lebih nyaman dan dekat dengan Feby, sehingga ia dapat menjelaskan dengan rinci warna musik yang diinginkan dalam lagu “Tamu Berwajah Itu.”

Lima Kali Revisi untuk Menemukan Warna Musik yang Tepat

Meski memiliki karakter musik yang serupa, proses produksi lagu ini tidak berjalan mulus di awal. Draft pertama lagu tersebut memiliki nuansa elektronik dan EDM yang kuat, berbeda dari visi Nadin. Karena itu, mereka melakukan eksplorasi dan revisi berulang kali untuk menemukan versi terbaik yang sesuai dengan pesan lagu.

Nadin mengungkapkan bahwa lagu “Tamu Berwajah Itu” melewati lima kali revisi hingga akhirnya mencapai bentuk yang diinginkan. Dia bahkan sempat merasa kurang enak hati karena harus memberikan banyak masukan kepada Feby selama proses tersebut.

Pengalaman Berharga dan Tata Cara Pemilihan Produser

Pengalaman diproduseri oleh Feby Putri menjadi momen berharga bagi Nadin Amizah. Feby terbuka terhadap masukan dan memberi ruang bagi Nadin untuk mengeksplorasi lagu sampai menemukan versi yang pas.

Selain Feby Putri, Nadin juga bekerja sama dengan produser lain seperti Jay Ragsdale dan Baskara Putra. Dalam proses ini, Nadin juga menjelaskan konteks budaya tertentu yang ingin disampaikan dalam lagu kepada para produser agar hasilnya lebih autentik dan sesuai pesan.

Keinginan Nadin Amizah Menggelar Konser Tunggal

Selain fokus pada produksi album, Nadin Amizah juga menyampaikan keinginannya untuk menggelar konser tunggal kembali. Namun, ia belum ingin melakukannya dalam waktu dekat karena memerlukan energi dan persiapan yang matang untuk menyajikan pertunjukan sesuai harapannya.

Konser terakhir Nadin, berjudul “Selamat Ulang Tahun,” diadakan pada 22 Desember 2022 di Basket Hall Senayan, Jakarta. Ia merasa memiliki utang karena album keduanya belum pernah dirayakan lewat konser tunggal. Dengan album ketiganya yang baru dirilis, Nadin berharap dapat menggelar konser di masa depan setelah mengumpulkan energi yang cukup.

Pengalaman menggelar konser memberikan arti khusus bagi Nadin, karena bukan sekadar tampil, tetapi juga menyampaikan cerita dan emosi secara mendalam kepada penonton.

Dengan kolaborasi kreatif bersama berbagai produser dan keinginan kuat menggelar konser, Nadin Amizah terus berproses sebagai musisi yang serius dalam berkarya dan menyajikan pengalaman bermusik yang berkesan bagi para pendengarnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup