Drainase 100 Meter Dibangun untuk Dukung Pengairan Pertanian Lumajang LPP RRI
PlatMerah.com, Lumajang – Pembangunan drainase sepanjang 100 meter di Dusun Trenggalek, Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, berjalan sebagai upaya mendukung pengairan lahan pertanian secara lebih efektif. Proyek ini dikerjakan secara gotong royong oleh warga setempat dengan pendampingan dari Babinsa Wonogriyo Koramil 0821-15 Tekung, Serka Imamul Mutaqin.
Fokus Pembangunan Drainase
Pembangunan drainase ini diawali dengan penggalian saluran di wilayah RT 008 RW 002 yang bertujuan mengatur dan memperlancar aliran air menuju lahan pertanian. Saluran yang lebih baik diharapkan dapat memastikan distribusi air menjadi lebih terarah dan kebutuhan pengairan petani terpenuhi secara optimal.
Peran Babinsa dan Keterlibatan Masyarakat
Babinsa Serka Imamul Mutaqin aktif mendampingi warga dalam pembangunan ini, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sarana pengairan. Pendampingan ini penting agar infrastruktur yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dan dapat dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat desa.
Manfaat bagi Petani dan Lingkungan
Kepala Dusun Trenggalek, Samin, menekankan pentingnya drainase tersebut untuk mengurangi masalah aliran air yang dapat mengganggu lahan pertanian. Dengan adanya saluran drainase yang baik, distribusi air menjadi lebih terarah sehingga menghindari dampak negatif seperti genangan yang merusak lahan serta ketidakseimbangan distribusi air antar petani.
Gotong Royong sebagai Kunci Keberhasilan
Pembangunan drainase ini dilaksanakan melalui kerja sama antara warga, pemerintah desa, petugas pengairan, dan Babinsa. Pendekatan gotong royong ini mempercepat proses pembangunan sekaligus memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap infrastruktur pengairan yang dibangun.
Penguatan Infrastruktur Pertanian di Desa Wonogriyo
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dalam memperkuat aktivitas pertanian di Desa Wonogriyo. Infrastruktur pengairan yang memadai sangat penting untuk menunjang produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Dengan saluran drainase sepanjang 100 meter yang kini dibangun, diharapkan pengelolaan air dapat berlangsung lebih efisien dan petani mendapat pasokan air yang cukup untuk menunjang keberhasilan tanam mereka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











