Korban Perompak Somalia Asal Bogor Dapat Bantuan Kursi Roda dari Kapolres
PlatMerah.com, Bogor – Fiki Mutakin, warga negara Indonesia asal Jasinga, Kabupaten Bogor, yang menjadi korban luka tembak saat disandera perompak di perairan Somalia, mendapat bantuan kursi roda dan tongkat penyangga dari Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto. Bantuan ini diberikan sebagai dukungan pemulihan fisik dan moral bagi Fiki yang mengalami kesulitan berjalan akibat luka tembak pada kaki kanannya.
Bantuan Langsung dari Kapolres Bogor
<pDalam kunjungannya ke kediaman keluarga Fiki di Kampung Hajere, Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kapolres Bogor tidak hanya memberikan bantuan alat bantu mobilitas, tetapi juga menyampaikan dukungan secara emosional. Penyerahan kursi roda dan tongkat penyangga ini menjadi simbol kehadiran negara melalui aparat kepolisian yang peduli terhadap warga yang mengalami musibah.
“Bantuan ini bukan sekadar alat bantu medis, melainkan wujud pelukan hangat dari kami, keluarga besar Polres Bogor, yang mewakili kehadiran negara. Saudara kita, Fiki, telah melewati badai dan masa-masa yang sangat kelam di lautan sana,” ujar AKBP Wikha dengan penuh empati.
Perawatan dan Evakuasi Medis
Sebelumnya, tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Bogor telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap kondisi Fiki. Meski kesadarannya stabil, tekanan darah sempat mencapai 100/70 mmHg. Korban mendapatkan terapi antibiotik dan pereda nyeri untuk mengatasi luka tembak vulnus punctum di punggung kaki kanannya.
Untuk memastikan pemulihan yang optimal, Kapolres menginstruksikan evakuasi medis lanjutan. Pada malam yang sama, Fiki diberangkatkan menggunakan ambulans khusus Dokkes Polres Bogor menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, guna menjalani observasi dan rehabilitasi secara menyeluruh.
Dukungan Moral dan Komitmen Kepolisian
Selain bantuan alat medis, Kapolres Bogor juga memberikan dorongan moral kepada Fiki agar tetap semangat dan yakin akan kesembuhannya. “Kursi roda dan tongkat ini hanyalah penyangga sementara dari kami, untuk menopangnya saat ia sedang jatuh. Kami akan terus mengawal pemulihannya, sampai langkah kakinya kembali pulih, kuat, dan siap berlari merajut masa depannya kembali,” tambah AKBP Wikha.
Langkah nyata ini menunjukkan komitmen Polres Bogor dalam memberikan pelayanan kemanusiaan tanpa batas sesuai dengan jargon “Polisi Bersama Masyarakat”. Kepedulian dan dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat fisik tetapi juga psikologis, agar korban dapat melewati masa trauma dengan lebih baik.
Konteks dan Pentingnya Bantuan
Kasus Fiki Mutakin mengingatkan pentingnya perlindungan dan penanganan yang cepat bagi WNI yang menjadi korban kejahatan internasional seperti pembajakan dan perompakan. Kondisi yang dialami Fiki tidak hanya memerlukan penanganan medis, tetapi juga dukungan sosial dan psikologis agar korban dapat pulih dan kembali produktif.
Bantuan kursi roda dan evakuasi medis yang difasilitasi oleh Polres Bogor menjadi contoh nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan warga negara Indonesia di luar negeri.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













