BEC 2026 Gerakkan Ekonomi Kreatif Desainer Banyuwangi dengan Pesanan Kostum Meningkat
Plat Merah – Gelaran tahunan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif para desainer dan pengrajin lokal. Menjelang pelaksanaan pada Juli mendatang, para perancang kostum kebanjiran pesanan yang menciptakan perputaran ekonomi signifikan di sektor kreatif.
BEC 2026 mengusung tema “Perang Bayu The Great War of Blambangan“, yang mengangkat kisah heroik perjuangan rakyat Blambangan. Tema ini menuntut para desainer untuk menerjemahkan nilai sejarah menjadi kostum artistik dan sarat budaya.
Desainer Bubu Ramadhan saat ini mengerjakan 11 kostum untuk peserta BEC 2026. Rekannya, Rony Sanjaya dari Desa Aliyan, menggarap 4 kostum, sementara Heru Saputra dari Desa Bomo menyelesaikan 3 kostum. Dengan nilai produksi setiap kostum berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta, ajang ini menjadi sumber pendapatan utama bagi pelaku ekonomi kreatif.
“BEC merupakan wadah kreativitas bagi para seniman untuk menuangkan kreasinya karena setiap tahun tema yang diusung selalu berbeda. Di samping menjadi kebanggaan seni, momentum ini jelas menjadi ladang penghasilan yang sangat menjanjikan bagi kami,” ujar Bubu, Rabu 17 Juni 2026.
Rony Sanjaya menambahkan, BEC menjadi ruang bagi kreator lokal untuk menunjukkan kualitas karya kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan. “BEC adalah waktu bagi seniman untuk menunjukkan kualitas, detail, dan orisinalitas karya terbaik Banyuwangi kepada dunia,” kata Rony.
Dampak ekonomi tidak hanya dirasakan desainer. Dalam proses produksi, mereka melibatkan pengrajin lokal untuk mengerjakan ornamen seperti sayap, mahkota, dan ukiran dekoratif. Sutik, pengrajin ukiran asal Kampung Melayu Banyuwangi, mengaku ikut merasakan manfaat dari meningkatnya pesanan. “Di sini kami biasa mengerjakan sayap dan mahkota kostum. Selain menjadi tambahan penghasilan, saya juga bangga karena bisa ikut berkontribusi untuk Banyuwangi,” ujar Sutik.
Keterlibatan berbagai pelaku usaha menunjukkan bahwa BEC telah berkembang menjadi bagian penting ekosistem ekonomi kreatif daerah. Selain pertunjukan budaya, event ini membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat. BEC 2026 akan digelar pada 17-19 Juli 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











