Penyuluh Agama Kristen Diminta Perkuat Literasi Digital dan Kerukunan di Sumsel
PlatMerah.com, Palembang – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan mendorong Penyuluh Agama Kristen untuk meningkatkan kompetensi, khususnya dalam literasi digital dan memperkuat kerukunan umat di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi.
Peran Strategis Penyuluh Agama Kristen
<pDalam kegiatan peningkatan kompetensi dan pembinaan penyuluh agama Kristen yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, diikuti oleh 28 penyuluh berstatus PNS dan PPPK dari berbagai daerah. Dalam sambutannya, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, Taufiq, menegaskan bahwa penyuluh agama merupakan garda terdepan Kementerian Agama yang paling dekat dengan masyarakat.
Penyuluh tidak hanya bertugas menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga menjadi pembimbing, teladan, motivator, serta jembatan antara nilai-nilai keagamaan dan realitas sosial masyarakat. Hal ini membuat kualitas penyuluh sangat berpengaruh pada kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama.
Peningkatan Kompetensi dan Literasi Digital
Taufiq menekankan pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh dalam literasi digital, komunikasi efektif, serta pemahaman keagamaan yang moderat dan kontekstual. Ia mengajak para penyuluh memanfaatkan ruang digital secara positif untuk menyebarkan pesan damai, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kerukunan masyarakat.
Menurutnya, ruang digital harus menjadi sarana edukasi dan penguatan nilai positif, bukan tempat berkembangnya provokasi dan intoleransi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalitas penyuluh, memperkuat komitmen pelayanan, dan meningkatkan kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan umat.
Peran Pembimbing Masyarakat Kristen
Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Sumsel, Bagus Ade Dinata Panjaitan, menyatakan bahwa pembinaan berkelanjutan sangat penting untuk memperkuat kapasitas penyuluh di lapangan. Pembekalan berupa pengetahuan, keterampilan, wawasan, dan motivasi diharapkan dapat menjadikan penyuluh lebih profesional dan berintegritas.
Bagus berharap penyuluh semakin siap menghadapi tantangan zaman dengan memperkuat moderasi beragama dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Selatan.
Makna dan Dampak Kegiatan
Kegiatan ini menjadi momentum memperbarui semangat pengabdian penyuluh agama Kristen untuk tidak hanya menjalankan tugas, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan teknologi informasi secara positif, penyuluh diharapkan dapat memperkuat kerukunan dan moderasi beragama di Sumatera Selatan.
Hal ini penting mengingat peran penyuluh yang langsung bersentuhan dengan masyarakat di berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, sehingga mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














