Raúl Jiménez Cetak Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026, Persembahkan untuk Sang Ayah
Plat Merah – Raúl Jiménez menjadi pusat perhatian dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Afrika Selatan. Striker veteran berusia 35 tahun itu mencetak gol keduanya bagi El Tri dalam kemenangan 2-0 di Stadion Azteca, Kamis (11/6/2026) malam. Gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor, melainkan puncak perjuangan panjang seorang pemain yang nyaris kehilangan nyawa akibat cedera kepala parah pada 2020.
Pertandingan berlangsung dramatis sejak menit awal. Julián Quiñones membuka keunggulan Meksiko pada menit kesembilan dengan tendangan yang menembus celah kaki kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams. Namun, momen paling emosional terjadi pada babak kedua saat Raúl Jiménez menyundul umpan Roberto Alvarado dari sisi kanan. Bola meluncur deras ke gawang lawan, dan Jiménez pun meluapkan emosi dengan menunjuk ke langit, sambil berurai air mata.
Selebrasi itu didedikasikan untuk sang ayah, Raúl Jiménez Vega, yang meninggal dunia pada Maret 2026 dalam usia 62 tahun. Kehilangan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Raúl Jiménez, yang sebelumnya juga mengalami cedera kepala mengerikan saat membela Wolverhampton melawan Arsenal pada 29 November 2020. Benturan dengan David Luiz menyebabkan fraktur tengkorak yang mengancam jiwanya. Setelah menjalani operasi penyelamatan nyawa, ia harus memakai pelindung kepala khusus untuk melanjutkan karier.
Perjalanan Raúl Jiménez menuju momen ini tidak mudah. Cedera tersebut sempat membuat banyak pihak meragukan masa depannya di sepak bola. Namun, dengan tekad baja dan dukungan tim medis, ia kembali ke lapangan delapan bulan kemudian. Pelindung kepala yang ia kenakan kini menjadi simbol ketangguhannya, dirancang khusus untuk melindungi area yang pernah cedera tanpa mengganggu performa.
Gol melawan Afrika Selatan merupakan gol internasional ke-46 Raúl Jiménez dalam 125 penampilan bersama Meksiko, menyamai catatan Jared Borgetti. Ia juga untuk pertama kalinya menjadi starter di putaran final Piala Dunia setelah sebelumnya enam kali turun sebagai pemain pengganti di tiga edisi sebelumnya. Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, memuji dedikasi Jiménez: “Dia bilang ini harus menjadi Piala Dunianya, dan dia memulainya dengan gemilang. Hari ini dia menjadi starter dan benar-benar layak mendapatkannya.”
Momen haru ini juga mendapat perhatian dari legenda sepak bola Thierry Henry, yang mengaku tersentuh melihat emosi Jiménez. “Saya ingat semua orang mengira kariernya sudah berakhir, lalu dia kembali. Saya yakin dia sedang memikirkan ayahnya,” ujar Henry dalam komentarnya. Gol tersebut menjadi salah satu cerita paling inspiratif di hari pembukaan Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi Meksiko yang bermain di kandang sendiri. Dengan tiga poin di tangan, El Tri optimistis melangkah ke babak selanjutnya. Bagi Raúl Jiménez, gol ini adalah bukti bahwa ketekunan dan keyakinan dapat mengatasi segala rintangan, bahkan setelah mengalami tragedi pribadi dan cedera yang hampir mengakhiri kariernya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











