Kejutan di Vancouver: Harry Souttar Pimpin Australia Hancurkan Turki 2-0
Plat Merah – Vancouver, Kanada – Piala Dunia 2026 kembali menyajikan kejutan besar. Timnas Australia, yang diasuh oleh Tony Popovic, sukses menaklukkan Turki dengan skor telak 2-0 dalam laga perdana Grup D di BC Place, Vancouver, Minggu (14/6/2026). Kemenangan ini tidak lepas dari kepemimpinan kokoh sang kapten, Harry Souttar, yang menjadi tembok tak tertembus di lini belakang Socceroos.
Sejak menit awal, Harry Souttar dan rekan-rekannya di lini pertahanan tampil disiplin. Turki, yang diunggulkan, mendominasi penguasaan bola hingga 73% pada 10 menit pertama, namun kesulitan menembus pertahanan berlapis Australia. Harry Souttar, dengan postur tinggi dan kemampuan membaca permainan, beberapa kali mematahkan serangan Turki, termasuk sundulan kritis yang menghalau peluang emas lawan.
Kejutan terjadi pada menit ke-27. Berawal dari serangan balik cepat, Paul Okon-Engstler melepas umpan terobosan kepada Nestory Irankunda. Pemain muda berusia 18 tahun ini berlari kencang, memotong masuk, dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper Turki, Ugurcan Cakir. Gol ini menjadikan Irankunda sebagai pencetak gol termuda Australia di Piala Dunia, sekaligus memecah kebuntuan. Harry Souttar, yang ikut merayakan, memuji ketenangan Irankunda di hadapan gawang.
Turki mencoba bangkit. Arda Guler dan Kenan Yildiz, yang masuk di babak kedua, memberikan tekanan ekstra. Namun, kiper muda Australia, Patrick Beach, tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan, termasuk satu penyelamatan spektakuler yang membentur tiang gawang. Harry Souttar juga menunjukkan kepemimpinannya dengan mengorganisir pertahanan, memastikan setiap pemain tetap fokus meski dalam tekanan.
Pada menit ke-75, Australia menggandakan keunggulan. Connor Metcalfe, yang masuk sebagai pemain pengganti, menerima bola di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri yang meluncur deras ke sudut gawang. Gol ini memastikan kemenangan Australia, sekaligus membuat suporter Australia yang hadir di stadion bersorak sorai. Harry Souttar dan rekan-rekannya merayakan bersama, menunjukkan kekompakan tim yang luar biasa.
Pelatih Tony Popovic memuji penampilan para pemain mudanya, termasuk Irankunda dan Beach, serta peran sentral Harry Souttar sebagai kapten. “Harry adalah pemimpin sejati di lapangan. Ia memberikan ketenangan dan kepercayaan diri kepada seluruh tim,” ujar Popovic. Kemenangan ini membawa Australia ke puncak klasemen Grup D, unggul selisih gol atas Amerika Serikat yang sebelumnya menang 4-1 atas Paraguay.
Keberhasilan Australia tidak lepas dari strategi bertahan yang solid dan serangan balik mematikan. Dengan modal tiga poin, Australia kini bersiap menghadapi tuan rumah Amerika Serikat di Seattle pada pertandingan berikutnya. Sementara itu, Turki harus berbenah jika ingin lolos ke babak selanjutnya. Harry Souttar menegaskan bahwa timnya tidak akan lengah dan akan terus berjuang untuk meraih hasil maksimal.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa regenerasi Australia berjalan sukses. Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan pemimpin matang seperti Harry Souttar, Australia layak diperhitungkan sebagai kuda hitam di Piala Dunia 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









