Paraguay Ciptakan Kejutan Besar, Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti Dramatis di FIFA World Cup Games

Paraguay Ciptakan Kejutan Besar, Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti Dramatis di FIFA World Cup Games

Plat Merah – Dalam salah satu pertandingan paling mengejutkan dalam sejarah fifa world cup games, Paraguay berhasil mengalahkan Jerman melalui adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan ini menjadi sejarah bagi Paraguay yang sebelumnya belum pernah memenangkan pertandingan sistem gugur di ajang fifa world cup games.

Pertandingan yang digelar di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, pada Senin (29/6) malam waktu setempat, menyajikan drama dan kontroversi. Jerman, yang berada di peringkat 31 lebih tinggi dari Paraguay dalam ranking FIFA, harus mengakui keunggulan lawan setelah kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil gemilang dengan menggagalkan dua penalti eksekutor Jerman, Kai Havertz dan Nick Woltemade. Namun, puncak drama terjadi saat bek Jerman, Jonathan Tah, gagal mengeksekusi penalti keenam dengan tendangan melambung tinggi, memberi kesempatan bagi Jose Canale untuk menjadi pahlawan Paraguay.

Jalannya pertandingan diawali dengan kejutan saat Julio Enciso mencetak gol lewat sundulan pada menit ke-42 memanfaatkan umpan silang Mathias Galarza. Jerman mendominasi penguasaan bola hingga 75% sepanjang laga, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Paraguay. Kai Havertz akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-54 dengan sundulan memanfaatkan umpan Florian Wirtz. Skor 1-1 bertahan hingga akhir waktu normal dan perpanjangan waktu.

Babak perpanjangan waktu diwarnai kontroversi saat gol Jonathan Tah dianulir VAR karena dianggap melanggar lawan terlebih dahulu. Keputusan ini memicu protes keras dari pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, yang mendapat kartu kuning. Meski Jerman terus menekan, pertahanan Paraguay yang disiplin dan tenang berhasil memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Dalam adu penalti, Kai Havertz menjadi algojo pertama yang gagal setelah tendangannya ditepis Gill. Paraguay unggul 3-2 sebelum Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena gagal memanfaatkan peluang memenangkan pertandingan. Jerman sempat menyamakan kedudukan, namun Tah gagal pada giliran keenam, membuka jalan bagi Canale untuk memastikan kemenangan Paraguay. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Jerman, yang sejak menjuarai Piala Dunia 2014 belum pernah memenangkan satu pun pertandingan sistem gugur di fifa world cup games.

Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, memuji mentalitas timnya yang tidak pernah menyerah. “Kami tahu Jerman adalah lawan yang sangat kuat, tapi kami percaya pada diri sendiri. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim,” ujarnya. Sementara itu, Nagelsmann harus menghadapi pertanyaan tentang masa depannya setelah Jerman kembali gagal di babak awal.

Paraguay selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Prancis atau Swedia di Philadelphia pada 4 Juli untuk memperebutkan tempat di perempat final. Keberhasilan ini menjadi kebangkitan bagi sepak bola Paraguay setelah absen di tiga edisi Piala Dunia sebelumnya. Pertandingan malam itu menjadi bukti bahwa kejutan selalu mungkin terjadi dalam fifa world cup games, dan semangat juang Paraguay layak diacungi jempol.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup