Michael Olise Jadi Jantung Baru Prancis di Piala Dunia 2026
Plat Merah – Prancis kembali menunjukkan kekuatannya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Swedia di MetLife Stadium, New Jersey, Selasa (30/6) waktu setempat. Kylian Mbappe mencetak dua gol dan Bradley Barcola satu gol, namun bintang sesungguhnya adalah Michael Olise, yang tampil sebagai pengatur serangan utama. Olise, yang baru debut setelah Euro 2024, kini menjadi jantung permainan Prancis dengan lima assist dalam empat pertandingan.
Pertandingan babak 32 besar ini disaksikan 80.663 penonton. Prancis mendominasi penguasaan bola dan peluang. Babak pertama, Olise nyaris mencetak gol spektakuler dengan tendangan salto yang membentur tiang. Mbappe juga membentur tiang sebelum akhirnya mencetak gol pertama pada menit ke-45 setelah menerima umpan dari rekannya.
Di babak kedua, Olise menunjukkan kepiawaiannya dengan memberikan assist untuk Barcola pada menit ke-53 melalui nutmeg yang indah. Tak lama kemudian, ia kembali memberikan umpan terukur yang membelah pertahanan Swedia untuk gol kedua Mbappe. Pelatih Patrick Vieira, yang pernah menangani Olise di Crystal Palace, menyebutnya sebagai calon peraih Ballon d’Or di masa depan.
Kemenangan ini membawa Prancis ke babak 16 besar melawan Paraguay, yang akan digelar di Philadelphia pada Sabtu (4/7). Pelatih Didier Deschamps, yang akan pensiun setelah turnamen ini, kembali ke bangku cadangan setelah menghadiri pemakaman ibunya. Deschamps berpeluang mengulang sukses tahun 1998 saat Prancis mengalahkan Paraguay di babak yang sama dengan gol emas Laurent Blanc.
Mbappe kini mengoleksi 18 gol di Piala Dunia, hanya satu di belakang rekor sepanjang masa Lionel Messi (19 gol). Ia juga memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen ini bersama Messi dengan enam gol. Kualitas Prancis diakui oleh lawan dan pengamat. Bek Swedia, Viktor Gyokeres, mengatakan bahwa rotasi pemain dan pergerakan tanpa bola Prancis sangat sulit dihentikan. Mantan pelatih Chelsea, Graham Potter, menilai Prancis sebagai tim terbaik di turnamen ini.
Dengan Olise sebagai motor serangan, Prancis semakin ditakuti. Kombinasi antara Mbappe, Barcola, Dembélé, Doué, dan Olise membuat lini depan Prancis sulit dibendung. Dukungan suporter di stadion maupun di rumah semakin memperkuat keyakinan bahwa Prancis adalah kandidat kuat juara dunia.
Prancis telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan satu pemain. Olise telah menjadi simbol baru permainan kolektif yang memukau. Jika terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin Prancis akan mengangkat trofi lagi pada 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











