Jhon Lucumí Jadi Tembok Kokoh Kolombia: Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Plat Merah – Jhon Lucumí menjadi pilar utama di lini belakang Kolombia saat timnya mengalahkan Ghana 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Kansas City Stadium pada Jumat (3/7) malam itu menegaskan peran krusial bek tengah tersebut dalam menjaga gawang Kolombia tetap perawan. Bersama Davinson Sánchez, Jhon Lucumí sukses meredam agresivitas Ghana yang mengandalkan kecepatan Antoine Semenyo dan Iñaki Williams.
Sejak menit awal, Ghana tampil menekan. Namun, kolaborasi Jhon Lucumí dan Sánchez membuat lini depan Afrika frustrasi. Jhon Lucumí beberapa kali melakukan sapuan kritis, termasuk saat menghalau peluang emas Thomas Partey pada menit kedua. Penampilannya yang tenang dan antisipasi yang tepat menjadi kunci Kolombia tidak kebobolan.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Jhon Arias pada menit ke-14, memanfaatkan assist Luis Suárez. Meski unggul, Kolombia tetap waspada. Jhon Lucumí terus menjadi tembok yang sulit ditembus. Statistik mencatat ia memenangi 8 duel udara dan 5 tekel sukses sepanjang laga.
Pelatih Néstor Lorenzo memuji ketangguhan Jhon Lucumí. “Dia pemain yang sangat disiplin. Kehadirannya memberi kepercayaan bagi seluruh tim,” ujar Lorenzo. Kekhawatiran muncul saat Jhon Lucumí menerima kartu kuning pada laga sebelumnya, namun ia tetap tampil tanpa cedera.
Kolombia kini bersiap menghadapi Swiss di Vancouver pada 7 Juli. Jhon Lucumí diharapkan kembali menjadi andalan. Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin Jhon Lucumí akan menjadi salah satu bek terbaik turnamen.
Kemenangan ini juga menempatkan Kolombia sebagai satu dari tiga tim Amerika Selatan yang lolos, bersama Argentina dan Ekuador. Dukungan 69.000 penonton di stadion menjadi energi tambahan bagi tim.
Kesimpulannya, Jhon Lucumí telah membuktikan diri sebagai pilar pertahanan yang tak tergantikan. Kolombia melaju ke 16 besar dengan modal solid, dan Jhon Lucumí adalah salah satu alasan utama di balik keberhasilan itu.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






