Duel Panas di Azteca: Raul Jimenez Incar Rekor Buruk Jordan Pickford di Piala Dunia 2026
Plat Merah – Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Meksiko di Estadio Azteca, Minggu (5/7/2026) malam, diprediksi akan menjadi laga sengit. Sorotan utama tertuju pada kiper Inggris, Jordan Pickford, yang akan menghadapi momok lamanya: striker Meksiko, Raul Jimenez. Jordan Pickford, yang performanya di turnamen ini belum meyakinkan, harus berhadapan dengan pemain yang telah mencetak enam gol Premier League ke gawangnya.
Raul Jimenez, yang kini bermain untuk Fulham dan akan kembali ke Wolverhampton musim depan, memiliki catatan impresif melawan Jordan Pickford. Dari delapan pertemuan di Premier League, Jimenez berhasil menjebol gawang Pickford sebanyak enam kali. Lima gol di antaranya terjadi dalam lima laga beruntun saat ia masih berseragam Wolves antara 2018 dan 2021. Namun, dalam tujuh pertemuan terakhir sejak Maret 2022, Jimenez hanya mencetak satu gol, menunjukkan tren penurunan efektivitasnya.
“Jika Anda bertanya pada Pickford, dia mungkin akan mengatakan bahwa mengenal permainan saya justru membantunya,” ujar Jimenez dalam konferensi pers. “Dia kiper hebat, ada alasan mengapa dia menjadi pilihan utama Inggris. Beruntung, saya bisa mencetak gol beberapa kali melawannya di Premier League, dan saya ingin menambah jumlah itu di pertandingan ini.”
Jordan Pickford sendiri mendapat sorotan tajam setelah kebobolan gol jarak dekat dari Brian Cipenga saat Inggris menang 2-1 atas DR Kongo di babak sebelumnya. Banyak pengamat menilai kiper Everton itu kurang sigap dalam mengantisipasi tembakan pertama lawan. Meski demikian, pelatih Thomas Tuchel tetap mempertahankan kepercayaannya pada Pickford sebagai penjaga gawang utama.
Meksiko datang dengan modal luar biasa: belum kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen. Catatan clean sheet ini menjadi ancaman serius bagi lini depan Inggris yang masih kesulitan mencetak gol di babak pertama. Namun, jika Inggris mampu memecah kebuntuan, tekanan justru bisa beralih ke Meksiko yang belum pernah tertinggal di Piala Dunia ini.
Selain duel Pickford vs Jimenez, perhatian juga tertuju pada keputusan taktis Tuchel. Mantan kiper Inggris, David James, dalam kolomnya di Metro menyarankan agar Kobbie Mainoo diberi kesempatan sebagai wildcard. “Mainoo adalah satu-satunya pemain outfield yang belum bermain semenit pun di Piala Dunia. Saatnya dia diturunkan untuk memberikan energi baru,” tulis James.
Simulasi EA FC 26 yang dilakukan Metro memprediksi pertandingan akan berlangsung ketat dan berakhir dengan adu penalti. Namun, hasil akhir tetap tidak bisa ditebak. Yang jelas, Jordan Pickford harus tampil gemilang jika ingin membawa Inggris lolos ke perempat final dan memutus rekor buruknya melawan Jimenez. Pertandingan ini juga menjadi ujian sejati bagi ketangguhan mental Inggris di kandang lawan yang bersejarah.
Kesimpulannya, laga Inggris vs Meksiko bukan sekadar pertarungan taktik, melainkan juga duel psikologis antara Jordan Pickford dan Raul Jimenez. Rekor pertemuan mereka di Premier League menjadi modal berharga bagi Meksiko, namun performa terkini Jimenez yang menurun bisa menjadi celah bagi Inggris. Akankah Jordan Pickford mampu membalikkan keadaan dan membawa The Three Lions ke perempat final? Semua akan terjawab di Estadio Azteca malam nanti.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






