Nobar Piala Dunia 2026: Antusiasme Masyarakat dan Dampak Ekonomi UMKM

Nobar Piala Dunia 2026: Antusiasme Masyarakat dan Dampak Ekonomi UMKM

Plat Merah – Semarak nonton pildun 2026 terasa di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Bengkulu, Pekanbaru, hingga Mamuju Tengah, masyarakat berbondong-bondong menyaksikan laga final dan semifinal Piala Dunia 2026 melalui layar raksasa yang disediakan pemerintah dan TNI. Kegiatan nonton pildun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Di Bengkulu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Forkopimda menyiapkan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di Simpang Lima, Kota Bengkulu, pada Minggu dini hari. Acara ini terbuka untuk umum dan dimeriahkan dengan hiburan, door prize, serta pengamanan terpadu dari Polri dan TNI. Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Zahirman Aidi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk menikmati momen final secara aman dan tertib. Selain menyaksikan pertandingan, pengunjung juga akan dihibur oleh penampilan grup band Polda Bengkulu sebelum laga dimulai.

Sementara itu, di Pekanbaru, Festival Rakyat dan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 yang digelar Kodam XIX/Tuanku Tambusai berhasil mendongkrak penjualan sekitar 40 pelaku UMKM. Berlokasi di depan Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru, para pedagang seperti Bella (penjual chicken roll dan minuman matcha) dan Evi (pemilik Dimsum Ummi) merasakan peningkatan omzet hingga Rp300-400 ribu per malam. Mereka mengaku terbantu dengan fasilitas gratis seperti tenda, listrik, dan lampu yang disediakan panitia. Fenomena nonton pildun ini membuktikan bahwa perhelatan olahraga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, sebanyak 20 personel Polres Mamuju Tengah dikerahkan untuk mengamankan nobar semifinal Argentina vs Inggris di persimpangan Jalan Trans Sulawesi–Poros Tobadak. Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, IPTU Bambang Hermiady, menegaskan bahwa pengamanan ini adalah bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Sorak sorai penonton pecah saat Argentina menang dramatis 2-1 berkat gol Lautaro Martínez di injury time. Momen seperti ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati nonton pildun bersama.

Perjalanan Argentina ke final Piala Dunia 2026 sendiri cukup dramatis. Tim asuhan Lionel Scaloni berhasil mengalahkan Inggris di semifinal dengan skor 2-1 setelah tertinggal lebih dulu. Gol Enzo Fernandez pada menit 85 dan sundulan Lautaro Martinez pada menit 90+2 memastikan tiket ke final. Sebelumnya, Argentina juga menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Aljazair (3-0), Austria (2-0), Yordania (3-1), Tanjung Verde (3-2), Mesir (3-2), dan Swiss (3-1). Kini, mereka akan menghadapi Spanyol pada final yang dijadwalkan berlangsung Senin, 20 Juli 2026 dini hari.

Kesimpulannya, nonton pildun 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menyelenggarakan nobar menjadi contoh nyata bagaimana sebuah perhelatan olahraga dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari akar rumput.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup