Polda Metro Belum Bisa Hubungi Keluarga Atlet Golf Jesslyn Wijaya
PlatMerah.com, Jakarta – Polda Metro Jaya mengaku belum bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga atlet golf Jesslyn Wijaya yang hingga kini keberadaannya masih misterius. Padahal, polisi ingin menggali keterangan keluarga untuk mendalami peristiwa dugaan penculikan tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan bahwa penyidik masih berupaya menghubungi keluarga, tetapi hingga saat ini belum berhasil. “Saat sekarang penyelidik masih coba untuk mendalami tetapi masih belum bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga,” ujarnya di Monas, Sabtu (18/1).
Polisi Telusuri Perpindahan Jesslyn
Budi menjelaskan, sejumlah upaya penyelidikan telah dilakukan. Dari hasil penelusuran sementara, Jesslyn terdeteksi beberapa kali berpindah lokasi. “Sudah dilakukan proses penyelidikan sampai dengan mendapat manifest termasuk CCTV bahwa yang bersangkutan terbang dari Bandara Ahmad Yani Semarang menuju Kuala Lumpur dan sampai saat ini sudah bergeser lagi ke Thailand,” beber Budi.
Polisi berharap keluarga mau memberikan keterangan karena dianggap penting untuk mengungkap kasus ini. “Nah, ya kami juga masih meminta waktu kepada pihak keluarga baik itu kerabat dekat orang tua untuk memberikan informasi, respons terkait dengan adanya informasi ataupun isu tentang penculikan ini. Karena yang tahu persis kan pihak keluarga,” ucapnya.
Kronologi Dugaan Penculikan
Kasus ini bermula dari laporan teman Jesslyn mengenai dugaan penculikan saat menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (13/1). Menurut kuasa hukum keluarga, korban diduga dibawa paksa oleh lima pria dan sejak saat itu tidak dapat dihubungi.
Belakangan, Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap fakta baru. Informasi terbaru menyebutkan bahwa Jesslyn dibawa oleh orang-orang suruhan ibunya saat meninggalkan Indonesia. “Kita tahu, sudah tahu. Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh. Nah, sekarang kita tinggal bagaimana penerimaan Jesslyn terhadap kegiatan atau peristiwa tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, Jumat (17/1).
Keberadaan Jesslyn diketahui polisi dari sebuah video testimoni. Namun, polisi masih meminta komunikasi video call dengan Jesslyn untuk memastikan apakah ia dibawa paksa atau pergi secara sukarela.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.



![Como ke Liga Champions, Mirwan Suwarso: Nico Paz Harus Bertahan [titlebase] – Strategi Klub Italia Menggebrak Eropa](https://platmerah.com/wp-content/uploads/2026/05/como-ke-liga-champions-mirwan-suwarso-nico-paz-harus-bertahan-titlebase-strategi-klub-italia-menggebrak-eropa.webp)








