Kisah Santiago Gimenez, dari Bintang Masa Depan Meksiko hingga Pemain yang Dibuang AC Milan
PlatMerah.com – Santiago Gimenez menghadapi babak baru dalam karier sepak bolanya setelah berpisah dengan AC Milan dan melanjutkan perjalanan di FC Porto. Penyerang asal Meksiko itu kini menatap kesempatan baru usai bergabung dengan klub raksasa Portugal dalam status pinjaman.
Perjalanan Karier Santiago Gimenez di AC Milan
Gimenez diboyong AC Milan dari Feyenoord dengan biaya yang sempat menjadi salah satu transfer termahal untuk pemain asal Meksiko, sekitar 36 juta dolar AS. Namun, harapan untuk menjadi bintang di San Siro tidak berjalan mulus. Setelah menunjukkan performa menjanjikan dengan tiga gol dalam lima pertandingan awal, penampilan Gimenez menurun drastis.
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, memilih untuk tidak memasukkan Gimenez dalam skema tim utama. Amorim lebih mengandalkan pemain lain seperti Goncalo Ramos dan Francesco Camarda, serta mengambil langkah memisahkan Gimenez dari latihan utama, mencabut nomor punggungnya, dan tidak mendaftarkannya untuk kompetisi Serie A.
Masa Sulit dan Cedera yang Menghambat
Selain penurunan performa, Gimenez juga harus menghadapi cedera pergelangan kaki yang parah, memaksanya menjalani operasi pada akhir tahun 2025. Cedera tersebut kembali kambuh saat membela timnas Meksiko di Piala Dunia 2026, membuat proses pemulihan dan penyesuaian dengan tim menjadi lebih sulit.
Selama membela AC Milan, Gimenez hanya mencatatkan tujuh gol dari 37 penampilan di semua kompetisi, dengan gol terakhir tercipta pada laga Coppa Italia melawan Lecce pada September 2025.
Kepindahan ke FC Porto dan Harapan Baru
Pada musim 2026-2027, Gimenez resmi bergabung dengan FC Porto melalui kesepakatan pinjaman yang disertai opsi pembelian senilai 18 juta euro. Kesempatan ini menjadi momen penting bagi Gimenez untuk mengembalikan performa terbaiknya di Eropa dan menyelamatkan karier yang sempat terpuruk.
Santiago Gimenez menyatakan kesiapan dan antusiasmenya menyambut tantangan baru di Portugal, berharap bisa membuktikan kualitas dan memperbaiki catatan kariernya setelah masa sulit di Italia.
Implikasi dan Prospek Karier
Kepindahan ini bukan hanya langkah baru bagi Gimenez, tetapi juga gambaran bagaimana ketatnya persaingan di klub besar seperti AC Milan. FC Porto, yang dikenal sebagai klub pengembang bakat, dapat menjadi tempat ideal untuk Gimenez bangkit kembali.
Pengalaman cedera dan tekanan di Milan menjadi pelajaran penting yang diharapkan dapat memotivasi sang pemain untuk tampil lebih baik dan konsisten di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











