Everton Memilih Menunggu Januari untuk Tambahan Striker, Apakah Keputusan Tepat?
PlatMerah.com – Everton memutuskan untuk tidak merekrut striker free-agent sebelum jendela transfer Januari, meskipun saat ini hanya memiliki satu striker senior yang diakui, Thierno Barry. Keputusan ini diambil meskipun ada kebutuhan jelas di lini depan, dengan alasan klub memilih kesabaran menunggu opsi yang lebih matang di musim dingin.
David Moyes, manajer Everton, kini hanya mengandalkan Thierno Barry sebagai striker utama. Barry tampil cukup impresif di awal musim dengan mencetak lima gol, termasuk gol kemenangan melawan Ipswich Town pada 19 September, yang membantu Everton mempertahankan awal musim tanpa kekalahan. Namun, risiko tetap ada jika Barry mengalami cedera karena tidak ada pengganti alami di posisi tersebut.
Alasan Everton Menolak Striker Free-Agent
Menurut mantan pencari bakat Manchester United, Mick Brown, Everton tidak akan mendapatkan manfaat maksimal jika merekrut pemain seperti Anthony Martial yang baru saja menjadi free-agent setelah meninggalkan Monterrey. Brown mempertanyakan kondisi kebugaran Martial dan kemampuannya untuk memberikan kontribusi langsung tanpa menjalani pramusim penuh. Hal ini sangat penting bagi Moyes, yang menginginkan striker yang mampu berperan aktif secara fisik, menekan pertahanan lawan, dan berkontribusi tanpa bola.
Everton sebelumnya berusaha memperkuat lini depan dengan beberapa transfer dan pinjaman selama musim panas, termasuk upaya mendatangkan Folarin Balogun dengan biaya sekitar £40 juta yang gagal karena masalah medis. Selain itu, tawaran pinjaman untuk Joshua Zirkzee dan Tammy Abraham juga tidak terealisasi. Pergantian pemain seperti Beto dan Iliman Ndiaye yang hengkang juga mempersempit opsi di lini depan.
Performa Thierno Barry dan Implikasinya
Barry menjadi tumpuan utama serangan Everton saat ini. Penampilannya yang meningkat sejak awal musim memberikan harapan bahwa ia bisa memenuhi kebutuhan klub dalam jangka pendek. Namun, ketergantungan pada satu striker tetap memiliki risiko besar. Satu cedera pada Barry bisa memaksa Moyes melakukan perubahan taktik yang tidak nyaman bagi tim.
Selain itu, Barry juga sempat menjadi sorotan terkait keputusan VAR dalam pertandingan melawan Ipswich Town, di mana gol keduanya dianulir karena offside meskipun kiper lawan tidak dapat mengantisipasi bola tersebut. Meskipun demikian, Barry tetap optimistis dan bertekad mempertahankan performanya demi membantu tim.
Mengapa Menunggu Jendela Transfer Januari?
Menunggu jendela transfer Januari memberikan Everton kesempatan untuk mengamati dan menilai pemain yang telah berlatih dan bermain sejak awal musim. Ini memungkinkan klub untuk membuat keputusan lebih tepat dalam memilih tambahan pemain yang siap dan sesuai kebutuhan tim, dibandingkan mengambil risiko merekrut pemain free-agent yang belum fit atau belum siap secara fisik.
Keputusan untuk menunda penambahan striker memang mengandung risiko, tetapi juga mencerminkan strategi klub yang ingin lebih selektif dan realistis dalam membangun skuad yang kompetitif untuk sisa musim ini.
Everton kini fokus pada menjaga kondisi dan performa Barry serta memanfaatkan pemain lain yang bisa menyesuaikan posisi jika diperlukan. Sementara itu, mereka akan mempersiapkan langkah transfer yang lebih matang saat jendela Januari dibuka.
Dengan pilihan ini, Everton berharap dapat mengatasi kendala di lini depan tanpa harus mengambil risiko besar yang bisa berdampak negatif pada performa tim secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













