Sidoarjo Didorong Jadi Magnet Wisata Lewat Sejarah dan Budaya

Sidoarjo Didorong Jadi Magnet Wisata Lewat Sejarah dan Budaya

PlatMerah.com, Sidoarjo – Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi besar untuk menjadi magnet wisata budaya nasional melalui pengembangan sejarah, budaya, dan tradisi lokal. Meski belum tergarap maksimal, kekayaan warisan sejarah seperti keterkaitan dengan Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Jenggala, serta tradisi agraris dan kesenian daerah, menjadi modal utama untuk menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Potensi Wisata Sejarah dan Budaya Sidoarjo

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal harus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia menjelaskan bahwa jejak sejarah kerajaan dan tradisi leluhur di kawasan seperti Tarik dapat dikemas menjadi wisata edukatif yang bernilai budaya dan ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, tradisi lokal seperti musim giling tebu dan beragam kesenian daerah memiliki daya tarik yang kuat jika dijadikan event tahunan yang konsisten. Hal ini diyakini mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai wilayah.

Akses Transportasi yang Mendukung

Sidoarjo juga memiliki keunggulan strategis sebagai pintu gerbang Jawa Timur dengan fasilitas transportasi yang lengkap. Keberadaan Bandara Internasional Juanda, Terminal Purabaya, jaringan jalan tol, jalur nasional, serta puluhan stasiun kereta api menjadikan akses menuju Sidoarjo sangat mudah dan nyaman bagi wisatawan.

Bambang Haryo menilai infrastruktur tersebut merupakan potensi luar biasa yang harus dimanfaatkan agar Sidoarjo dapat berkembang menjadi destinasi wisata utama di Jawa Timur.

Kolaborasi Pemerintah dan DPR RI

Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah Kementerian Pariwisata, Eni Komiarti, menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata memerlukan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan DPR RI. Sinergi ini penting agar program pengembangan destinasi dan event daerah berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penguatan Promosi dan Identitas Daerah

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Irianto, menyatakan bahwa bimbingan teknis penyelenggaraan event berbasis kearifan lokal menjadi momentum untuk memperkuat promosi wisata budaya, kuliner, ekonomi kreatif, dan wisata religi di Sidoarjo.

Ia berharap lahirnya banyak event budaya dapat memperkuat identitas daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Peran Event Budaya dalam Meningkatkan Pariwisata

Pengembangan berbagai agenda wisata berbasis budaya di Sidoarjo, seperti festival tradisi musim giling tebu dan kesenian daerah, dinilai dapat menjadi daya tarik utama. Event-event ini tidak hanya melestarikan budaya lokal tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan dukungan penuh dari DPR RI dan Kementerian Pariwisata, Sidoarjo berpotensi bersaing dengan destinasi wisata budaya lain di Indonesia.

Kesempatan dan Tantangan

Meski memiliki potensi besar, pengembangan wisata di Sidoarjo menuntut perencanaan matang dan konsistensi dalam pelaksanaan event budaya. Perlu sinergi semua pihak untuk mengoptimalkan sumber daya lokal dan memperkuat promosi agar wisatawan semakin tertarik mengunjungi Sidoarjo.

Dengan langkah strategis dan kolaborasi lintas sektor, Sidoarjo dapat mengubah kekayaan sejarah dan budaya menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup