Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Ini Rekam Jejak Agustina Arumsari Wakil Kepala BGN yang Baru

Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Ini Rekam Jejak Agustina Arumsari Wakil Kepala BGN yang Baru

Plat Merah – Kawal program makan bergizi gratis, ini rekam jejak Agustina Arumsari wakil kepala BGN yang baru. Penunjukan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 8 Juni 2026, menjadi sorotan publik. Bersama Mayjen TNI Trenggono, ia mendampingi Kepala BGN Nanik S. Deyang yang baru dilantik menggantikan Dadan Hindayana. Latar belakang Agustina sebagai auditor antikorupsi dari BPKP diharapkan mampu memperkuat tata kelola dan akuntabilitas program strategis, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Agustina Arumsari lahir di Purbalingga, 9 November 1970. Ia mengawali pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) angkatan 1989, kemudian meniti karier panjang di BPKP. Sebelum menjadi Wakil Kepala BGN, ia menjabat Wakil Kepala BPKP sejak 19 Februari 2025. Pengalamannya meliputi Auditor Madya, Kepala Perwakilan BPKP di berbagai daerah, hingga Direktur Investigasi. Dengan 10 sertifikasi profesional, ia dikenal sebagai pejabat pengawasan internal yang kompeten dalam audit investigatif dan tata kelola keuangan negara.

Kawal program makan bergizi gratis, ini rekam jejak Agustina Arumsari wakil kepala BGN yang baru. Kehadirannya dinilai sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat aspek pengawasan dan akuntabilitas di BGN, terutama di tengah polemik yang belakangan menyeret lembaga tersebut. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, melaporkan dugaan korupsi pengelolaan MBG oleh dua pegawai BGN ke Kejaksaan Agung. Pegawai eselon I berinisial IRA diduga mengelola 20 dapur umum, sementara eselon II berinisial TSA mengelola 100 dapur di wilayah 3T yang tidak sesuai kategori. Boyamin menekankan potensi penyimpangan besar karena pengawas justru menjadi pelaku.

Menanggapi hal itu, Kepala Regional MBG Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, meminta maaf atas polemik yang terjadi dan mengajak masyarakat ikut mengawasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia memastikan operasional SPPG tetap berjalan, meski ada kendala pencairan dana operasional akibat masalah administrasi. Sementara itu, Nanik S. Deyang berulang kali menyatakan komitmennya memperbaiki tata kelola MBG. Publik pun menagih janji tersebut agar program tepat sasaran, efisien, dan akuntabel.

Kawal program makan bergizi gratis, ini rekam jejak Agustina Arumsari wakil kepala BGN yang baru. Dengan latar belakang audit investigasi, Agustina diharapkan mampu mendorong transparansi dan mencegah penyimpangan. Ia sendiri mengakui masih perlu mempelajari permasalahan, termasuk data penerima manfaat dan refocusing anggaran. Kombinasi antara Nanik sebagai kepala dan Agustina sebagai wakil diharapkan membawa angin segar bagi perbaikan MBG.

Kesimpulannya, penunjukan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN merupakan langkah positif untuk mengawal program makan bergizi gratis. Rekam jejaknya sebagai auditor antikorupsi menjadi modal penting dalam membersihkan tata kelola BGN dari potensi korupsi. Publik dan pegiat antikorupsi akan terus mengawal kinerja BGN agar program MBG berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup