Dishub Lamongan Siap Terapkan Pembayaran Parkir Nontunai via QRIS di Bulan Ini
Latar Belakang Digitalisasi Parkir Lamongan
Plat Merah – Kebijakan pembayaran parkir nontunai via QRIS di Kabupaten Lamongan menjadi bagian dari transformasi digital yang digaungkan pemerintah sejak 2020. Dengan target PAD tahunan Rp305 juta dari sektor parkir tepi jalan, inisiatif ini sejalan dengan Roadmap Digitalisasi Pemerintah Daerah yang digulirkan Kementerian Dalam Negeri. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengungkapkan proses persiapan telah dimulai sejak awal 2026 dengan pelatihan intensif untuk 450 petugas parkir di 17 kecamatan.
Strategi Implementasi QRIS
- Distribusi 15.000 alat pembaca QRIS ke petugas lapangan
- Pelatihan 3 tahap: teknis operasional (16-18 Mei), simulasi lapangan (30 Mei-2 Juni), dan evaluasi (10-15 Juni)
- Pengembangan aplikasi pelacakan kendaraan berlangganan berbasis AI
- Kolaborasi dengan BRI dan BNI untuk integrasi sistem pembayaran
Tabel Target PAD 2026 vs Realisasi 2025
| Wilayah | 2025 (Rp) | 2026 (Target) | Pertumbuhan (%) | ||
|---|---|---|---|---|---|
| Realisasi | Kurang Bayar | Revisi | Rencana | ||
| Lamongan Kota | 850jt | 120jt | 1.000jt | 150jt | 41 |
| Lembeyan | 320jt | 50jt | 400jt | 60jt | 38 |
| Bluluk | 280jt | 35jt | 400jt | 50jt | 57 |
Tantangan dan Solusi
Implementasi QRIS menghadirkan tantangan berlipat, khususnya pada adaptasi petugas dan masyarakat. Dianto mengungkapkan, 35% petugas masih kesulitan dengan sistem digital. Untuk mengatasinya, Dishub menghadirkan:
- Call center 24 jam untuk bantuan teknis
- Petugas pendamping selama 3 bulan pertama
- Program “QRIS Mobile” di 10 titik pusat kota
Dampak Ekonomi dan Sosial
Analisis dari Institut Ekonomi Daerah menunjukkan potensi dampak:
| Sektor | Penurunan Kebocoran (%) | Peningkatan PAD (%) |
| Transportasi | 67 | 45 |
| UMKM | 33 | 22 |
| Pariwisata | 41 | 30 |
Kronologi Implementasi
- Januari 2026: Penandatanganan kerja sama dengan bank pelatnas
- Februari 2026: Audit infrastruktur jaringan di 25 titik parkir
- Maret 2026: Uji coba di 5 kecamatan
- April-Juni 2026: Pembekalan petugas dan sosialisasi masyarakat
- 15 Juli 2026: Launching resmi di Alun-alun Lamongan
Keberhasilan implementasi QRIS di Lamongan akan menjadi benchmark bagi wilayah lain di Jatim. Dengan memadukan teknologi dan pelayanan publik berkualitas, inisiatif ini diharapkan menjadi contoh penerapan transformasi digital di pemerintahan daerah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













