Klarifikasi Ibunda Ratu Sofya: HAS Pictures Sudah Lunasi Seluruh Pembayaran, Haldy Sabri Ancam Tempuh Jalur Hukum
Plat Merah – Klarifikasi ibunda Ratu Sofya: HAS Pictures sudah lunasi seluruh pembayaran [titlebase] menjadi sorotan publik setelah perseteruan antara aktris Ratu Sofya dan rumah produksi HAS Pictures memanas. Intan Masthura, ibunda Ratu Sofya, angkat bicara melalui unggahan video di Instagram pada Rabu (10/6/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh pembayaran dari HAS Pictures telah diterima secara penuh dan lunas sesuai kesepakatan kontrak. “Terkait hak dan kewajiban, kami menegaskan bahwa seluruh pembayaran dari HAS Pictures telah kami terima dengan secara penuh dan lunas sesuai kesepakatan dalam kontrak,” ujar Intan.
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas klaim Ratu Sofya yang sebelumnya menyebut belum menerima honor dari film Dosa: Penebusan atau Pengampunan. Kuasa hukum Ratu, Toguh Hutapea, sebelumnya melaporkan produser ke Polda Metro Jaya pada 7 Juni 2026 dengan tuduhan pencemaran nama baik. Namun, CEO HAS Putra Group, Haldy Sabri, langsung memberikan klarifikasi dengan mengunggah bukti transfer bank ke rekening atas nama Sofyan Hasan, ayah Ratu, pada 10 Juni 2026. Total pembayaran mencapai Rp114.660.000, terdiri dari tiga termin: Rp76.440.000 pada 26 September 2024, Rp76.442.500 pada 30 September 2024, dan pelunasan Rp38.220.000 pada 28 Oktober 2024.
Klarifikasi ibunda Ratu Sofya: HAS Pictures sudah lunasi seluruh pembayaran [titlebase] juga menegaskan bahwa kontrak kerja ditandatangani oleh orang tua Ratu karena sang aktris masih di bawah umur. Intan menjelaskan bahwa seluruh pihak telah membaca, memahami, dan menyetujui isi kontrak. “Sebelum kami tandatangani, kami telah membaca, memahami, dan menyetujuinya. Begitu juga dengan anak saya, dia telah mengetahui dan memahami, dan bahkan dia sendiri yang meminta izin ke kami untuk mengambil proyek tersebut,” tutur Intan. Ia juga membantah adanya paksaan, mengaku sinopsis film yang bagus membuat mereka mengizinkan Ratu berakting.
Konflik bermula saat Ratu Sofya absen dalam promosi film yang dijadwalkan tayang 11 Juni 2026. Pihak HAS Pictures melayangkan somasi atas pelanggaran kontrak, yang kemudian dibalas Ratu dengan laporan balik. Menanggapi hal ini, Haldy Sabri meminta Ratu untuk berhenti menggiring opini yang merugikan nama baik perusahaan. “Kami berharap Anda dapat memahami isi kontrak yang telah ditandatangani. Apabila narasi yang tidak sesuai fakta ini terus berlanjut, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik atau penyebaran berita bohong,” tegas Haldy dalam unggahan Instagramnya.
Klarifikasi ibunda Ratu Sofya: HAS Pictures sudah lunasi seluruh pembayaran [titlebase] menjadi titik terang dalam sengketa ini. Dengan adanya bukti transfer dan pernyataan dari orang tua Ratu, publik diharapkan tidak terburu-buru menyimpulkan. Haldy juga mengingatkan agar semua pihak tidak menyebarkan informasi yang tidak sesuai fakta. Hingga berita ini diturunkan, Ratu Sofya belum memberikan tanggapan resmi atas klarifikasi tersebut.
Kesimpulannya, perseteruan antara Ratu Sofya dan HAS Pictures menunjukkan pentingnya pemahaman kontrak dan komunikasi yang baik antara artis dan rumah produksi. Klarifikasi ibunda Ratu Sofya: HAS Pictures sudah lunasi seluruh pembayaran [titlebase] diharapkan dapat mengakhiri polemik dan menjaga nama baik semua pihak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






