Panik Diamuk Massa, Pelaku Maling Motor di Indramayu Loncat ke Sungai

Panik Diamuk Massa, Pelaku Maling Motor di Indramayu Loncat ke Sungai

Plat MerahIndramayu – Aksi nekat seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor berakhir dramatis di wilayah Desa Kedokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Panik diamuk massa, pelaku maling motor di Indramayu loncat ke sungai untuk menyelamatkan diri dari amukan warga yang geram. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (11/6) siang, saat dua orang pelaku mencoba mencuri sepeda motor milik seorang montir bernama Rokmat.

Motor yang terparkir di tepi jalan itu diduga dibobol menggunakan kunci T sebelum akhirnya dibawa kabur. Namun, upaya mereka tak berjalan mulus. Rokmat menyadari motornya sedang dibawa orang tak dikenal dan langsung melakukan pengejaran. Teriakan serta aksi kejar-kejaran itu mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian ikut membantu memburu para pelaku. Suasana pun memanas. Warga yang geram karena maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut berusaha menangkap pelaku.

Dalam kondisi terdesak, salah satu pelaku memilih menceburkan diri ke sungai dan bersembunyi di bawah jembatan. Panik diamuk massa, pelaku maling motor di Indramayu loncat ke sungai tanpa memikirkan risiko. Sementara rekannya berhasil melarikan diri dari lokasi. Meski sudah berada di bawah jembatan, pelaku masih menjadi sasaran kemarahan warga. Dari atas jembatan, sejumlah warga melemparkan batu ke arah tempat persembunyiannya.

Situasi baru mulai terkendali setelah anggota Polsek Kedokan Bunder tiba di lokasi dan melakukan pengamanan. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Polisi harus berupaya menghalau warga yang masih berusaha mendekati pelaku saat dibawa menuju kendaraan petugas. Kapolsek Kedokan Bunder Ipda Eryana mengatakan, satu orang pelaku yang berhasil diamankan kemudian langsung diserahkan kepada Satreskrim Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian serupa juga terjadi di Jakarta Timur, di mana seorang pelaku pencurian motor tertangkap warga dan sempat diamuk massa di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit. Pelaku yang menggunakan kunci letter T berhasil digagalkan aksinya, namun satu rekannya melarikan diri. Peristiwa ini menunjukkan bahwa aksi main hakim sendiri masih kerap terjadi di tengah masyarakat yang sudah jenuh dengan maraknya pencurian kendaraan bermotor.

Panik diamuk massa, pelaku maling motor di Indramayu loncat ke sungai menjadi bukti bahwa ketakutan akan amukan warga bisa mendorong pelaku melakukan tindakan nekat. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan tindak kriminal. Penanganan hukum yang tepat diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup