Satlantas Bersih-bersih Masjid di Hari Jumat: Inovasi Polri Memperkuat Hubungan Sosial dan Kebersihan Tempat Ibadah

Satlantas Bersih-bersih Masjid di Hari Jumat: Inovasi Polri Memperkuat Hubungan Sosial dan Kebersihan Tempat Ibadah

Latar Belakang Inisiatif Satlantas Bersih-bersih Masjid

Plat Merah – Sejak 2020, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Situbondo telah mengembangkan program inovatif yang disebut ‘Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid’. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memperluas peran sosialnya di luar tugas kepolisian, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat ibadah yang nyaman dan terawat. Di tengah dinamika pandemi dan tantangan ekonomi, inisiatif ini diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara institusi pemerintah dan komunitas lokal.

Proses Pelaksanaan dan Partisipasi Masyarakat

Pada Jumat, 18 Juni 2026, personel Satlantas kembali melaksanakan kegiatan di Masjid An-Nur, Perumahan Panorama, Kecamatan Panarukan. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB hingga 10.30 WIB, dengan fokus pada pembersihan menyeluruh:

  • Ruang ibadah: Penyapuan, pel, dan pengelapan lantai, serta pembersihan kubah dan menara.
  • Area wudhu: Perbaikan saluran air dan pembersihan keran serta wastafel.
  • Lingkungan sekitar: Pengumpulan sampah plastik, daun, dan pembersihan saluran air.

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra, menjelaskan bahwa seluruh personel dilengkapi alat kebersihan standar, termasuk sapu, cangkul, dan pembersih khusus noda membandel. Setelah kegiatan, Satlantas menyerahkan 20 set peralatan kebersihan ke pengurus masjid, termasuk sapu, pel, dan tempat sampah.

Tabel Data Kegiatan Tahun 2026

BulanJumlah MasjidJumlah PersonelJumlah Bantuan Alat
Januari1215030
Februari1013525
Maret1517035
April-Juni3848090

Dari data di atas terlihat tren peningkatan partisipasi, terutama di triwulan kedua 2026. Faktor utama adalah dukungan penuh dari Kapolres Situbondo dan dukungan dana dari Pemkab Situbondo melalui program CSR.

Dampak Sosial dan Spiritual

Menurut KH. Aminuddin, pengasuh Masjid An-Nur, kegiatan ini memiliki dampak ganda. “Selain menjaga kebersihan, kehadiran polisi di masjid menciptakan suasana aman dan damai,” katanya. Jamaah laporan mengalami peningkatan 15% sejak program dimulai, terutama dari generasi muda yang penasaran melihat interaksi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Kronologi Perkembangan Program

  1. 2020: Pilot project di 3 masjid di kecamatan Situbondo.
  2. 2022: Ekspansi ke 25 masjid di seluruh kabupaten.
  3. 2024: Pelatihan khusus bagi personel Satlantas tentang tata cara pembersihan masjid.
  4. 2026: Pengembangan aplikasi digital untuk memetakan masjid yang akan dibersihkan.

Program ini sejalan dengan visi Polri 2045 yang menekankan penguatan hubungan komunitas melalui kegiatan luar ruangan.

Tantangan dan Peluang Masa Depan

Salah satu tantangan adalah mempertahankan konsistensi partisipasi personel di tengah beban kerja operasional. Solusi yang dikembangkan adalah rotasi personel secara berkala. Peluang mendatang termasuk kolaborasi dengan NGO lingkungan hidup untuk penerapan teknik pembersihan ramah lingkungan.

AKP Nanang Hendra menuturkan, “Program ini tidak hanya tentang kebersihan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat, bukan sekadar penegak hukum.” Dengan melibatkan tokoh agama, pemuda, dan pelajar, inisiatif ini membuka jalan bagi partisipasi aktif generasi muda dalam pemeliharaan aset keagamaan bersama.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup