TNI AL Evakuasi 32 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep
PlatMerah.com, Sumenep – TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil mengevakuasi 32 penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan utara Sumenep, Madura. Operasi evakuasi ini melibatkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, dan pesawat udara Casa U-6206 pada Minggu (28/8/2026).
Proses Evakuasi dan Kondisi Korban
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, menjelaskan bahwa KRI Nala-363 melaksanakan evakuasi lanjutan dari korban yang sebelumnya dievakuasi dari KM Meratus Project 3, MV Icon Daniel, dan MT Trans Arafura. Total 32 orang berhasil dievakuasi, terdiri dari 30 korban selamat dan dua meninggal dunia.
- 18 orang dalam kondisi sehat
- 12 orang mengalami keluhan medis
- 2 orang meninggal dunia
Pada pukul 01.40 WIB, KRI Nala-363 bertolak menuju Koarmada II Surabaya untuk membawa korban ke Posko Crisis Center dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap di lokasi kejadian untuk melakukan pengawasan dan pengamanan.
Kesiapsiagaan dan Peran TNI AL
Operasi evakuasi ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam merespons kondisi darurat di laut serta memberikan bantuan kemanusiaan melalui operasi Search and Rescue (SAR). Tunggul menegaskan bahwa pengerahan unsur-unsur TNI AL ini merupakan implementasi nyata dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sesuai perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh unsur TNI AL masih terus melaksanakan proses evakuasi dan pertolongan terhadap korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2.
Konteks dan Pentingnya Operasi SAR
Kebakaran kapal di perairan merupakan kondisi darurat yang memerlukan respons cepat dan koordinasi antar unsur terkait. Keberhasilan evakuasi ini tidak hanya menyelamatkan nyawa penumpang dan awak kapal, tetapi juga menunjukkan kesiapan TNI AL dalam menjalankan tugas kemanusiaan di laut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










