Bupati Situbondo Imbau Masyarakat Tak Panik Suplai LPG

Bupati Situbondo Imbau Masyarakat Tak Panik Suplai LPG

PlatMerah.com, Situbondo – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengimbau masyarakat untuk tidak panik terkait isu kelangkaan Gas LPG 3 kilogram yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Ia memastikan suplai LPG tetap berjalan meski ada gangguan distribusi dari Banyuwangi ke Situbondo.

Gangguan Distribusi LPG Akibat Konflik Lahan

<pMenurut Bupati Rio, gangguan pendistribusian LPG terjadi karena adanya konflik lahan antara PT MMP Bosowa di Banyuwangi, yang merupakan terminal pengisian LPG, dengan warga setempat. Konflik tersebut menyebabkan akses pengisian LPG di Banyuwangi ditutup sementara, sehingga distribusi ke Situbondo terganggu.

Solusi Pengalihan Suplai LPG

Untuk mengatasi masalah ini, Bupati Situbondo telah berkoordinasi dengan Pertamina dan mengambil langkah dengan mengalihkan sementara pendistribusian LPG melalui Depo LPG Mitra Energi Madura (MEM) yang berlokasi di Gresik. Pengalihan suplai ini diharapkan dapat mulai berjalan efektif sejak 31 Agustus 2026.

Upaya Penyelesaian Konflik

Bupati juga menginformasikan bahwa komunikasi intensif telah dilakukan dengan Bupati Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, dan pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas sengketa lahan tersebut. Harapannya, kesepakatan dapat dicapai sehingga distribusi LPG ke Banyuwangi dan Situbondo tidak lagi terganggu dan isu kelangkaan dapat dihilangkan.

Pentingnya Situasi Ini bagi Masyarakat

Isu kelangkaan LPG 3 kilogram penting untuk diperhatikan karena LPG jenis ini banyak digunakan oleh masyarakat untuk keperluan rumah tangga. Gangguan distribusi dapat berdampak langsung pada kebutuhan energi masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, imbauan Bupati Situbondo untuk tidak panik sekaligus adanya solusi pengalihan suplai menjadi informasi penting bagi masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih.

Kesimpulan

Meski terjadi gangguan distribusi LPG akibat konflik lahan di Banyuwangi, pemerintah daerah Situbondo bersama Pertamina telah mengambil langkah cepat dengan mengalihkan suplai LPG melalui depo alternatif di Gresik. Komunikasi dan mediasi antara pihak terkait terus dilakukan untuk menyelesaikan sengketa lahan agar distribusi LPG dapat berjalan lancar kembali. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi isu kelangkaan LPG ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup