Cerita Wastra dan Kriya di Angkasa Seragam Baru Awak Kabin Garuda Indonesia
PlatMerah.com – Garuda Indonesia memperkenalkan seragam baru untuk awak kabinnya yang mengusung nilai-nilai budaya Indonesia melalui kolaborasi dengan PT Sarinah (Persero) dan maestro tekstil Josephine Komara (Orsquobin). Penyegaran seragam ini tidak menghilangkan karakter kebaya yang selama ini menjadi ikon maskapai, namun menambahkan motif, warna, dan detail kriya yang lebih kaya makna.
Motif dan Warna yang Mengangkat Identitas Indonesia
Desainer Josephine Komara kembali dipercaya untuk merancang motif batik seragam dengan nuansa cokelat yang terinspirasi dari warna tanah dan kekayaan alam Indonesia. Motif corak lereng dengan garis-garis yang mengalir menggambarkan perjalanan yang terus maju, tetap berakar pada tradisi, serta diwarnai aksen siluet Garuda yang halus.
Warna selendang biru dan toska melambangkan langit dan laut tropis Indonesia, sementara warna merah dan putih pada selendang menegaskan semangat Sang Saka. Merah melambangkan keberanian, dan putih merepresentasikan ketulusan, dua nilai utama dalam pelayanan dan keselamatan penumpang yang diemban awak kabin.
Kriya Lokal dan Aksesori Berkelanjutan
Sentuhan budaya Indonesia juga terlihat dari aksesori yang dikurasi oleh Sarinah dan dibuat oleh enam perajin lokal dari Gianyar, Bali. Anting dan bros menggunakan teknik kriya dengan motif Bun-bunan, ragam hias Bali yang terinspirasi dari sulur tumbuhan, melambangkan harmoni dan kehidupan bersama.
Material aksesori dipilih dengan mempertimbangkan keberlanjutan, menggunakan mother of pearl hasil budidaya air tawar dan karang merah yang dipanen secara ramah lingkungan. Aksesori ini dilengkapi dengan batu turquoise dan lapis lazuli biru ultramarine, menambahkan kesan elegan sekaligus makna ketenangan dan kebijaksanaan.
Makna dan Transformasi Seragam
Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menegaskan bahwa seragam baru ini merupakan representasi nyata dari standar layanan dan identitas maskapai nasional. Penyegaran seragam menjadi bagian transformasi Garuda Indonesia yang tetap menjaga akar budaya dan karakter khasnya, sekaligus membuka ruang bagi karya perajin lokal untuk dikenal di panggung global.
Menurut Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, Sarinah berperan dalam mengkurasi karya dan mendukung pengembangan keterampilan perajin lokal agar dapat menjangkau pasar lebih luas melalui kolaborasi ini.
Peluncuran dan Implementasi
Seragam baru mulai diperkenalkan sejak 14 Agustus 2026 melalui penerbangan tematik Garuda Indonesia rute Bandung menuju Denpasar. Setiap elemen seragam, mulai dari motif, warna, hingga aksesori, berfungsi sebagai medium untuk membawa cerita dan identitas Indonesia ke dunia tanpa kehilangan akar budayanya.
Tim Produksi dan Pendukung
- Fotografi: Andra, dengan asisten fotografer Wahyu Imandani
- Editor Fashion: Yudith Kindangen
- Busana: BINhouse, dikurasi oleh Sarinah
- Makeup: Upan Duvan
- Hair Stylist: Garuda Airlines Stylist Team
- Stylist: Adzkia Asakiinah, asisten stylist Kirana Anindya (intern)
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













