2 HP Terbakar di KRL Rangkasbitung, Perjalanan Terganggu 7 Menit

2 HP Terbakar di KRL Rangkasbitung, Perjalanan Terganggu 7 Menit

PlatMerah.com, Tangerang Selatan – Dua unit handphone milik seorang penumpang Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang terbakar di dalam tas saat kereta berhenti di Stasiun Rawa Buntu pada Kamis pagi, 17 September 2026, sekitar pukul 06.49 WIB. Insiden ini menyebabkan kepulan asap yang membuat penumpang panik dan perjalanan KRL sempat terlambat selama tujuh menit.

Kejadian bermula saat petugas keamanan di peron Stasiun Rawa Buntu melihat ada tas yang mengeluarkan asap. Penumpang pemilik tas segera mengeluarkan tas dan meletakkannya di area peron untuk menghindari risiko lebih besar. Petugas segera mengevakuasi pengguna dan mengamankan tas yang berisi dua handphone dalam kondisi terbakar.

Penyebab dan Penanganan

Berdasarkan keterangan petugas dan pemilik tas, salah satu handphone sedang digunakan sebagai hotspot internet saat insiden terjadi. KAI Commuter menyatakan asap berasal dari perangkat elektronik tersebut, bukan dari kereta.

Petugas berkoordinasi dengan Kepala Stasiun dan meminta keterangan dari penumpang yang memiliki tas tersebut. Setelah memastikan keamanan, perjalanan Commuter Line dilanjutkan dengan keterlambatan sekitar tujuh menit.

Faktor Penyebab Handphone Terbakar

Insiden ini mengingatkan pentingnya waspada terhadap kondisi baterai pada perangkat elektronik, khususnya yang menggunakan teknologi lithium-ion. Baterai jenis ini memiliki risiko terbakar atau meledak saat mengalami kerusakan fisik, panas berlebih, atau kesalahan pengisian daya.

Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan handphone terbakar:

  • Panas berlebih akibat penggunaan intensif atau pengisian daya yang tidak tepat.
  • Kerusakan fisik pada baterai, seperti benturan atau tusukan.
  • Kegagalan sistem pengamanan baterai internal.
  • Penggunaan charger atau kabel yang tidak sesuai standar.
  • Pengisian daya di lingkungan dengan suhu tinggi atau kondisi ekstrem.
  • Pemakaian perangkat dalam keadaan baterai sudah aus atau rusak.
  • Thermal runaway, yaitu reaksi berantai dalam baterai yang menghasilkan panas berlebih.

Imbauan KAI Commuter

KAI Commuter mengimbau penumpang untuk selalu memperhatikan kondisi perangkat elektronik yang dibawa, terutama ponsel, agar tidak menimbulkan risiko keselamatan selama perjalanan. Penumpang diharapkan tetap tenang dan mengikuti instruksi petugas jika terjadi kejadian serupa.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan gadget, terutama saat berada di ruang publik seperti kereta commuter yang padat penumpang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup