Motor Tergelincir Saat Mendahului Kendaraan, Mahasiswa UPI Tewas Tertabrak Minibus
PlatMerah.com, Bandung – Seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berinisial MFA asal Makassar meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan AH Nasution, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung pada Sabtu (19/9/2026) dini hari. Kecelakaan melibatkan sepeda motor yang dikendarai korban dan sebuah minibus Toyota Avanza.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Permana menjelaskan bahwa korban mengendarai sepeda motor Yamaha X-Ride dari arah barat menuju timur. Saat hendak mendahului kendaraan lain di depannya, korban diduga kehilangan kendali saat melakukan pengereman. Akibatnya, sepeda motor tergelincir dan korban terjatuh ke jalur berlawanan yang kemudian tertabrak minibus Toyota Avanza yang melaju dari arah berlawanan.
Korban meninggal di lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Pengemudi minibus dan korban keduanya membawa surat-surat kendaraan lengkap, dan kondisi kendaraan juga dinyatakan layak jalan. Namun, kondisi jalan yang basah akibat hujan dini hari diduga menjadi faktor pendukung kecelakaan.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut penyebab kecelakaan. Faktor manusia, terutama kurangnya konsentrasi saat berkendara, diduga menjadi penyebab utama kejadian ini.
Fakta Utama Kecelakaan
- Korban adalah mahasiswa UPI asal Makassar berinisial MFA.
- Kecelakaan terjadi di Jalan AH Nasution, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
- Waktu kejadian sekitar pukul 04.45 WIB pada Sabtu, 19 September 2026.
- Kendaraan yang terlibat: sepeda motor Yamaha X-Ride dan minibus Toyota Avanza.
- Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
- Surat-surat kendaraan lengkap, dan kendaraan dalam kondisi layak.
- Kondisi jalan basah akibat hujan dini hari.
Konteks dan Analisis
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor saat mendahului kendaraan lain sering terjadi akibat hilangnya kendali. Kejadian ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan keterampilan berkendara terutama saat kondisi jalan tidak ideal seperti basah dan licin. Faktor manusia seperti kurang konsentrasi saat berkendara juga menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan raya.
Peningkatan edukasi keselamatan berkendara dan penegakan aturan lalu lintas sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa mendatang. Pengendara disarankan untuk selalu memastikan kondisi jalan dan kendaraan dalam keadaan aman sebelum melakukan manuver mendahului.
Polrestabes Bandung terus melakukan penyelidikan untuk memastikan akar penyebab kecelakaan dan mengambil langkah yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











