Geely Catat 3.033 SPK di GIIAS 2026, EX2 Jadi Favorit Konsumen

Geely Catat 3.033 SPK di GIIAS 2026, EX2 Jadi Favorit Konsumen

PlatMerah.com – Merek otomotif asal China mencatatkan pencapaian positif selama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, dengan total 11.244 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang dibukukan oleh enam merek, termasuk Geely, Wuling, Jetour, MG, GAC, dan DFSK. Geely menjadi yang terdepan dengan 3.033 SPK, menunjukkan pertumbuhan signifikan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Geely Group menghadirkan berbagai model kendaraan yang meliputi mobil listrik (EV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), serta mesin bensin. Salah satu produk unggulannya, Geely EX2, menjadi favorit konsumen dengan menyumbang sekitar 70 persen dari total SPK Geely selama pameran. Lebih dari 6.500 konsumen telah memilih EX2 yang dikenal sebagai salah satu small EV terlaris di dunia. Harga EX2 dimulai dari Rp239,9 juta dan dilengkapi paket kepemilikan menarik seperti charger dinding dan portable charger.

Performa Penjualan Merek Otomotif China di GIIAS 2026

Secara keseluruhan, enam merek otomotif China mencatatkan total 11.244 SPK selama pameran. Berikut rincian penjualan masing-masing merek:

MerekJumlah SPK
Wuling3.290
Geely3.033
GAC2.170
MG1.088
Jetour1.038
DFSK625

Geely EX2: Small EV Favorit Konsumen

Geely EX2 menjadi sorotan utama dengan lebih dari 70 persen kontribusi terhadap total SPK Geely di GIIAS 2026. Model ini menawarkan kombinasi teknologi listrik, efisiensi, dan kepraktisan yang sesuai untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Selain itu, Geely menyiapkan lebih dari 2.000 unit EX2 untuk pengiriman kepada konsumen yang telah melakukan pemesanan selama pameran.

Lebih dari 2.000 sesi test drive yang dicatatkan Geely Group memperlihatkan antusiasme pengunjung dalam mencoba berbagai model, terutama EX2. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman berkendara menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan konsumen.

Perkembangan Produk dan Teknologi dari Merek China Lainnya

Selain Geely, merek lain seperti Wuling juga menunjukkan performa kuat dengan 3.290 SPK, didukung oleh model EV seperti Aira EV yang mencatat penjualan sebesar 2.238 unit. Jetour, dengan teknologi plug-in hybrid pada model T2 i-DM dan T1 i-DM, berhasil meraih 1.038 SPK dan mendapatkan beberapa penghargaan untuk inovasi produknya.

Chery Indonesia juga mencatat peningkatan signifikan dengan total 3.500 SPK, naik 62,56 persen dari tahun sebelumnya. Produk terbaru mereka, Chery Q, menyumbang sekitar 50 persen dari total pemesanan dan menjadi model yang paling banyak diujicoba selama pameran.

Konteks dan Dampak

Hasil positif dari merek-merek otomotif China di GIIAS 2026 mencerminkan perubahan tren pasar otomotif Indonesia yang semakin menerima kendaraan listrik dan teknologi elektrifikasi lainnya. Diversifikasi produk mulai dari EV, PHEV, hingga kendaraan konvensional menunjukkan kesiapan merek-merek tersebut dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Peningkatan SPK dan aktivitas test drive menjadi indikator kuat bahwa konsumen Indonesia semakin percaya dan tertarik dengan teknologi kendaraan ramah lingkungan yang ditawarkan merek China. Hal ini juga menandai pertumbuhan pasar otomotif listrik di Indonesia yang berpotensi terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan berbagai inovasi dan penawaran menarik, merek China diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia, memberikan konsumen lebih banyak pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup