Aismoli Dorong Program Penjualan 1 Juta Unit Motor Listrik untuk Perkuat Industri Lokal

Aismoli Dorong Program Penjualan 1 Juta Unit Motor Listrik untuk Perkuat Industri Lokal

PlatMerah.com – Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menegaskan pentingnya program yang mendorong penjualan hingga satu juta unit motor listrik untuk mempercepat penguatan industri rantai pasok komponen kendaraan listrik di dalam negeri.

Target dan Realisasi TKDN Motor Listrik

Ketua Umum Aismoli, Budi Setiyadi, menjelaskan bahwa masyarakat dan pelaku industri harus membedakan antara target minimum Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang diatur pemerintah dan capaian aktual pada produk yang beredar. Pemerintah melalui roadmap menetapkan standar TKDN minimum 40 persen untuk motor listrik roda dua dan tiga hingga 2026, serta meningkat menjadi 60 persen pada 2027 hingga 2029.

Tantangan Komponen Utama

Meskipun target ini telah mendorong produksi dan perakitan sejumlah komponen lokal, Budi mengakui sektor komponen utama seperti sel baterai, motor penggerak, dan controller masih menghadapi tantangan besar. Sebagian kebutuhan komponen utama ini masih mengandalkan impor karena kemampuan dan skala industri lokal yang belum memadai.

Peran Program Penjualan Satu Juta Unit

Untuk mengatasi ketergantungan impor tersebut, Aismoli menilai akselerasi populasi kendaraan listrik menjadi kunci utama. Program penjualan satu juta unit motor listrik diyakini dapat menciptakan skala ekonomi yang menarik bagi investor, baik global maupun lokal, untuk membangun fasilitas produksi komponen di Indonesia.

Pengembangan Ekosistem Manufaktur

Budi menekankan bahwa peningkatan standar TKDN tidak cukup hanya berupa angka di atas kertas. Kenaikan TKDN harus sejalan dengan kesiapan ekosistem manufaktur pendukung, termasuk pengembangan pemasok lokal, investasi, transfer teknologi, riset dan pengembangan, serta rantai pasok yang matang di dalam negeri.

Dampak dan Prospek Industri Motor Listrik Indonesia

Dengan dukungan program penjualan yang masif dan penguatan ekosistem, industri motor listrik di Indonesia berpotensi berkembang pesat. Hal ini tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian teknologi dalam negeri.

Perkembangan ini menjadi bagian penting dalam transformasi industri otomotif nasional menuju kendaraan ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup