Kejar TKDN 60 Persen, Gotion Ajak Manufaktur China Bangun Ekosistem di RI
PlatMerah.com, Jakarta – Produsen baterai kendaraan listrik Gotion Indonesia tengah memperkuat ekosistem produksi di Tanah Air guna memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 60 persen yang akan berlaku mulai tahun depan untuk kendaraan listrik roda empat atau lebih.
Persiapan Gotion dan Manufaktur China
Stephen Tong, Marketing Director Gotion Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan asal China ini sudah memahami regulasi TKDN yang diatur pemerintah dan melakukan berbagai upaya untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan mengajak manufaktur dari China membangun fasilitas ekosistem di Indonesia.
Gotion Indonesia sendiri telah memiliki dua pabrik di Cikarang dan Bogor, serta menjalin kerja sama dengan puluhan pemasok lokal. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai TKDN komponen baterai mobil listrik hingga mencapai 40 persen, mendukung akumulasi TKDN kendaraan listrik secara keseluruhan menjadi 60 persen.
Implementasi dan Regulasi TKDN
Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 mengubah ketentuan sebelumnya mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Dalam Pasal 8 Perpres tersebut, diwajibkan nilai TKDN minimal 60 persen untuk KBLBB roda dua dan tiga mulai 2027-2029, serta untuk roda empat atau lebih mulai tahun depan.
Dengan adanya regulasi ini, produsen kendaraan dan komponennya, termasuk Gotion, diharapkan dapat memperkuat rantai pasok domestik dan mengurangi ketergantungan impor.
Dukungan terhadap Industri Kendaraan Listrik Nasional
Gotion juga menjadi pemasok utama baterai bagi sejumlah merek kendaraan listrik asal China yang beroperasi di Indonesia, seperti Geely, Chery, Wuling, dan Li Motor. Upaya peningkatan TKDN ini dipandang dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan industri otomotif nasional sekaligus mendukung target pemerintah dalam percepatan elektrifikasi kendaraan.
Peran Ekosistem Lokal
Pengembangan ekosistem manufaktur baterai di Indonesia diharapkan dapat menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik. Dengan menggandeng mitra lokal dan manufaktur China, Gotion berupaya membangun fondasi yang kuat untuk memenuhi persyaratan TKDN sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen industri otomotif listrik untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengakselerasi transisi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














