Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
PlatMerah.com – Program Global Mobility Pathway yang diusung oleh ESMOD Jakarta memperkuat posisi Indonesia dalam industri fashion global dengan memberikan kesempatan belajar lintas negara bagi mahasiswa. Program ini tidak hanya fokus pada pengembangan kemampuan teknik fashion, tetapi juga mengedepankan pembawaan identitas dan kekayaan budaya Indonesia ke kancah internasional.
Pengalaman Belajar Multinasional untuk Mahasiswa
Melalui Global Mobility Pathway, mahasiswa ESMOD Jakarta memulai pendidikan mereka di Indonesia sebelum melanjutkan studi di berbagai jaringan ESMOD internasional yang tersebar di Prancis, Tokyo, Dubai, dan Seoul. Langkah ini tidak hanya memperluas wawasan mengenai tren dan perkembangan fashion global, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan unsur budaya Indonesia dalam karya mereka.
Pertukaran Pelajar Dua Arah yang Memperkaya Budaya
Program ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dari jaringan ESMOD di seluruh dunia untuk belajar di Jakarta. Kehadiran mahasiswa internasional di Indonesia memberikan ruang bagi mereka untuk mengenal kain tradisional, teknik kerajinan, serta praktik budaya lokal yang menjadi sumber inspirasi bagi inovasi fashion kontemporer. Pertukaran ini memperkaya perspektif kedua belah pihak dan memperkuat keterhubungan Indonesia dengan ekosistem pendidikan fashion global.
Menjaga dan Membangun Identitas Fashion Indonesia
Menurut Chief Marketing Officer ESMOD Jakarta, Suryo Danuwinoto, program ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mempersiapkan talenta fashion Indonesia agar mampu bersaing secara internasional sekaligus mempertahankan ciri khas budaya lokal. Adaptasi di lingkungan baru memacu mahasiswa untuk kreatif dan mampu menerjemahkan identitas Indonesia ke dalam konteks global.
Peran Alumni dalam Meneruskan Jejak Internasional
Selama 30 tahun beroperasi di Indonesia, ESMOD Jakarta telah melahirkan sekitar 1.000 lulusan yang berkiprah di berbagai bidang fashion dan kreatif. Beberapa alumni seperti Sapto Djojokartiko, Ria Miranda, dan Hian Tjen berhasil mengekspresikan identitas Indonesia sekaligus meraih pengakuan internasional. Generasi terbaru seperti Beatrice Angelica dan Gabriel Marcella juga mulai membangun kolaborasi dengan desainer luar negeri, menunjukkan dampak positif pendidikan lintas budaya ini.
Indonesia dalam Ekosistem Fashion Global
Dengan program Global Mobility Pathway, ESMOD Jakarta tidak hanya menyediakan pengalaman belajar internasional bagi mahasiswa Indonesia, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya fashion lokal kepada mahasiswa asing. Hal ini diharapkan menciptakan generasi kreatif yang mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam industri fashion global tanpa kehilangan akar budaya mereka.
Program ini menjadi langkah strategis dalam menguatkan hubungan antara Indonesia dan dunia fashion internasional, sekaligus menjadikan pendidikan fashion sebagai jembatan pengembangan karya lokal yang berdaya saing global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













