Warga Keluhkan ISPA, Gubernur Luthfi Tinjau Kebakaran TPA Putri Cempo di Solo
PlatMerah.com, Solo – Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, hingga Sabtu (21/9/2026) belum berhasil dipadamkan. Kebakaran ini telah menimbulkan keluhan dari warga sekitar yang mengalami gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap tebal dari lokasi kebakaran.
Gubernur Jawa Tengah Tinjau Lokasi Kebakaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendatangi langsung lokasi kebakaran untuk memantau penanganan dan memastikan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar TPA. Ia menegaskan pentingnya kerja sama seluruh unsur terkait agar kebakaran segera ditangani hingga tuntas dan kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kebakaran TPA Putri Cempo ini sudah memasuki hari ketiga. Prioritas kami adalah memastikan kejadian ini tidak berulang,” ujar Gubernur Luthfi.
Upaya Penanganan dan Pemeriksaan Kesehatan Warga
Dalam upaya memadamkan api, TNI dan Polri mengerahkan helikopter untuk melakukan penyiraman dari udara. Namun, kapasitas pengangkutan air helikopter yang ada saat ini masih terbatas, maksimal hanya 300 liter. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengajukan permohonan dukungan tambahan berupa helikopter dengan kapasitas 2.000 liter kepada Mabes TNI melalui Lanud Adi Soemarmo.
Selain penanganan kebakaran, Pemprov Jateng juga fokus pada kesehatan warga terdampak. Dinas Kesehatan Jawa Tengah telah menurunkan dokter spesialis paru, mata, serta THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan) untuk memeriksa sekitar 30 warga yang mengeluhkan gejala ISPA. Hingga saat ini belum ada warga yang harus dirujuk ke rumah sakit.
“Kami juga akan mendatangkan dokter spesialis kejiwaan untuk mengantisipasi dampak psikologis akibat kebakaran ini,” tambah Kepala Dinas Kesehatan Jateng Muhammad Natsir.
Koordinasi Pemprov dan Pemkot Solo
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Surakarta telah menggelar rapat singkat untuk membahas langkah penanganan kebakaran dan evaluasi pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Wali Kota Solo Respati Ardi menyatakan Pemkot mengajukan permohonan modifikasi cuaca kepada BMKG berdasarkan saran BNPB, serta menambah kapasitas helikopter Super Puma untuk water bombing sebanyak 2.000 liter air guna mempercepat pemadaman.
Dampak Kebakaran dan Langkah Pencegahan
Kebakaran yang masih berlangsung ini menimbulkan asap tebal yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat sekitar. Pemerintah telah melakukan pengecekan kualitas udara dan kandungan polutan di lokasi kebakaran melalui Kementerian Lingkungan Hidup.
Gubernur Luthfi menekankan pentingnya keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dan tindakan pencegahan terus diupayakan agar dampak negatif kebakaran dapat diminimalkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














