Brian Uriarte Jadi Kudeta Veda Pimpin Rookie, Bos KTM Ajo Prihatin dan Bersyukur karena Untung Poin

Brian Uriarte Jadi Kudeta Veda Pimpin Rookie, Bos KTM Ajo Prihatin dan Bersyukur karena Untung Poin

Plat Merah – Balapan Moto3 seri kedelapan di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, akhir pekan lalu menyajikan drama yang membuat perasaan campur aduk bagi manajer tim Red Bull KTM Ajo, Niklas Ajo. Insiden di lap terakhir yang melibatkan pembalapnya, Brian Uriarte, bersama Valentin Perrone dan David Munoz, memicu bendera merah dan mengubah peta persaingan rookie. Uriarte yang sempat terjatuh tetap diklasifikasikan finis keempat berkat aturan balapan yang dihitung hingga lap ke-19. Hasil ini membuat Brian Uriarte Jadi Kudeta Veda Pimpin Rookie, Bos KTM Ajo Prihatin dan Bersyukur karena Untung Poin. Niklas Ajo mengaku prihatin atas insiden tersebut namun bersyukur karena Uriarte masih mendapatkan 13 poin berharga yang mengantarkannya memimpin klasemen rookie, menggeser pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.

Balapan Moto3 Hungaria 2026 berlangsung sengit sejak awal. Maximo Quiles tampil dominan dengan meraih kemenangan kelima musim ini, diikuti David Almansa di posisi kedua. Alvaro Carpe, rekan setim Uriarte, berhasil finis ketiga dan mencatatkan podium ketiga berturut-turut. Sementara itu, Uriarte yang start dari posisi ketiga terlibat dalam pertarungan sengit memperebutkan podium bersama Carpe, Perrone, Rico Salmela, dan Munoz. Pada lap terakhir, Munoz mencoba mempertahankan posisinya di depan Carpe, namun insiden terjadi yang melibatkan Uriarte dan Perrone. Setelah kecelakaan, bendera merah dikibarkan dan balapan dinyatakan selesai pada lap ke-19. Uriarte yang mampu kembali ke pit dianggap finis keempat, sementara Munoz dan Perrone tidak diklasifikasikan.

Keputusan ini tentu menguntungkan Uriarte, namun juga menimbulkan kekhawatiran. Niklas Ajo menyatakan, “Kami prihatin dengan insiden itu, tetapi bersyukur Brian selamat dan tetap mendapat poin. Ini adalah pelajaran berharga bagi kami semua.” Dengan tambahan 13 poin, Uriarte kini mengoleksi total 45 poin di klasemen rookie, unggul 5 poin dari Veda Ega Pratama yang hanya finis ke-16 dan gagal meraih poin. Veda sendiri mendapat long lap penalty yang membuatnya kesulitan sepanjang balapan. Brian Uriarte Jadi Kudeta Veda Pimpin Rookie, Bos KTM Ajo Prihatin dan Bersyukur karena Untung Poin menjadi headline yang menggambarkan situasi ini.

Uriarte sebelumnya juga sempat didiskualifikasi dari GP Catalunya karena penggunaan oli tidak sesuai spesifikasi, namun hasil Hungaria membantunya bangkit. “Kami bekerja dengan baik, dan hasil hari ini adalah contoh terbaiknya. Kami merasa jauh lebih nyaman,” ujar Uriarte setelah kualifikasi. Start dari posisi ketiga, ia menunjukkan konsistensi meski akhirnya terlibat insiden. Persaingan rookie musim ini memang ketat, dengan Veda Ega Pratama sebelumnya memimpin klasemen sebelum diskualifikasi rival-rivalnya. Kini, Brian Uriarte Jadi Kudeta Veda Pimpin Rookie, Bos KTM Ajo Prihatin dan Bersyukur karena Untung Poin menjadi fakta yang tak terelakkan.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama harus menerima kenyataan pahit. Setelah sebelumnya diuntungkan oleh diskualifikasi Uriarte dan Adrian Fernandez, kini ia justru kehilangan posisi puncak rookie. Veda mengaku kecewa dengan hasil Hungaria, namun bertekad bangkit pada seri berikutnya. Sementara itu, Niklas Ajo berharap Uriarte bisa lebih berhati-hati di masa depan. “Kami bersyukur atas poin ini, tapi kami juga harus belajar dari insiden. Yang terpenting adalah keselamatan pembalap,” tegasnya. Brian Uriarte Jadi Kudeta Veda Pimpin Rookie, Bos KTM Ajo Prihatin dan Bersyukur karena Untung Poin menjadi cerminan dinamika Moto3 2026 yang penuh kejutan.

Kesimpulannya, drama di Hungaria mengubah peta persaingan rookie Moto3. Brian Uriarte kini memimpin, sementara Veda Ega Pratama harus bekerja ekstra keras untuk merebut kembali posisinya. Niklas Ajo, meski prihatin, tetap bersyukur atas poin yang diraih timnya. Musim masih panjang, dan persaingan diprediksi akan semakin menarik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup