Piala Dunia 2026: TVRI Gandeng Siber Polri, Media Bandel Bakal Kena Takedown

Piala Dunia 2026: TVRI Gandeng Siber Polri, Media Bandel Bakal Kena Takedown

Plat MerahPiala Dunia 2026: TVRI gandeng Siber Polri, media bandel bakal kena takedown [titlebase] menjadi sorotan utama jelang kick-off turnamen sepak bola terbesar di dunia. TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi, tidak hanya menyiapkan siaran gratis melalui kanal digital dan aplikasi MAXStream TV, tetapi juga bekerja sama dengan Direktorat Siber Bareskrim Polri untuk menindak tegas media atau platform ilegal yang menyiarkan pertandingan tanpa izin. Langkah ini diambil untuk melindungi hak siar eksklusif dan memastikan masyarakat menikmati tayangan berkualitas dari sumber resmi.

Kepala Redaksi Piala Dunia TVRI, Usman Kansong, mengonfirmasi bahwa persiapan teknis sudah mencapai 99,9 persen. Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/6), Usman menyebutkan TVRI telah melakukan simulasi melalui tiga pertandingan persahabatan pada 7-8 Juni. “Kami sudah siap 99,9 persen. Uji coba meliputi peralatan, teknis, dan sumber daya manusia. Kendala yang ada hanya bersifat teknis dan sudah kami atasi,” ujarnya. TVRI juga menyiapkan 6 host dan 50 komentator dari kalangan wartawan, pengamat sepak bola, dan praktisi untuk menemani 104 pertandingan Piala Dunia 2026.

Piala Dunia 2026: TVRI gandeng Siber Polri, media bandel bakal kena takedown [titlebase] juga menekankan pentingnya kepatuhan hukum. Direktorat Siber Polri akan memonitor dan menindak situs atau platform streaming ilegal yang menyiarkan pertandingan tanpa hak. Bagi media yang bandel, ancaman takedown dan sanksi hukum sudah menanti. Hal ini sejalan dengan upaya TVRI memberikan tayangan eksklusif dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Selain siaran gratis di TVRI, masyarakat juga dapat menonton melalui aplikasi MAXStream TV dari Telkomsel. Paket Bola Gembira ditawarkan dengan harga mulai Rp25.000, yang sudah termasuk kuota internet. Paket ini dapat dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel dan memberikan akses ke 104 pertandingan, termasuk highlight dan konten premium. Dengan demikian, penonton memiliki fleksibilitas menonton melalui ponsel, tablet, atau Smart TV.

Piala Dunia 2026 akan digelar mulai 12 Juni hingga 20 Juli di 16 kota di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Sebanyak 48 tim akan bertanding dalam 104 laga. TVRI berkomitmen menyiarkan seluruh pertandingan ke seluruh Indonesia, didukung oleh RRI dan ANTARA untuk liputan berita. Piala Dunia 2026: TVRI gandeng Siber Polri, media bandel bakal kena takedown [titlebase] menjadi langkah strategis untuk memastikan hak siar terjaga dan masyarakat mendapatkan hiburan terbaik.

Kesimpulannya, kolaborasi TVRI dengan Siber Polri merupakan terobosan penting dalam penegakan hak siar di era digital. Masyarakat diimbau untuk menonton melalui saluran resmi agar terhindar dari konten ilegal dan mendukung ekosistem penyiaran yang sehat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup