Persaingan Trevoh Chalobah Berakhir Damai: Inter Mundur, Como Ambil Alih?
Plat Merah – Persaingan antara Inter Milan dan Como untuk mendapatkan bek Chelsea, Trevoh Chalobah, akhirnya menemui titik terang. Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengungkapkan bahwa ia telah menghubungi langsung presiden Inter, Beppe Marotta, untuk menyelesaikan sengketa transfer pemain asal Inggris tersebut secara damai. Langkah diplomasi ini menjadi sorotan setelah kedua klub sempat bersaing ketat untuk mengamankan jasa Trevoh Chalobah yang masih terikat kontrak dengan Chelsea.
Dalam acara Business of Sport, Suwarso menceritakan bahwa ia menawarkan solusi kepada Marotta: jika Inter benar-benar menginginkan Trevoh Chalobah, Como akan mundur, namun dengan syarat Inter memberikan salah satu pemainnya sebagai kompensasi. Marotta pun merespons positif dan berjanji akan memberi kabar sebelum akhir hari. Sikap ini menunjukkan bahwa persaingan yang sempat memanas kini mereda, dan kedua klub sepakat untuk tidak saling merugikan.
Menurut laporan dari Corriere dello Sport, Inter Milan telah memutuskan untuk mundur dari perburuan Trevoh Chalobah karena tidak mampu memenuhi harga yang diminta Chelsea, yaitu £30 juta. Sementara itu, Como masih menunjukkan minat untuk merekrut bek berusia 27 tahun tersebut. Chelsea sendiri terus mematok harga tinggi untuk pemain yang pernah dipinjamkan ke Crystal Palace musim lalu itu.
Selain soal Trevoh Chalobah, Inter juga tengah mengincar pemain lain seperti Stones yang berstatus bebas transfer, sementara Como melirik Davinson Sanchez dari Galatasaray. Kedua klub kini beralih ke target yang tidak saling bersaing, sehingga ketegangan di antara mereka perlahan mereda.
Di sisi lain, Chelsea juga aktif di bursa transfer. Mereka baru saja merampungkan transfer Marco Palestra dari Atalanta dengan nilai yang lebih tinggi dari tawaran Inter, memicu kritik dari Marotta. Agen Palestra, Alessandro Lucci, dengan keras membalas kritik tersebut, menyebut bahwa Inter gagal mencapai kesepakatan dengan Atalanta selama 45 hari. Chelsea juga dikabarkan tengah menjajaki pinjaman kiper Gabriel Slonina ke RC Strasbourg sebagai bagian dari strategi multi-klub BlueCo.
Kesimpulannya, drama transfer Trevoh Chalobah antara Inter dan Como menunjukkan bagaimana diplomasi tingkat tinggi dapat meredakan persaingan sengit di bursa transfer. Dengan Inter yang mundur, peluang Como untuk mendapatkan Trevoh Chalobah semakin terbuka, meski tantangan negosiasi dengan Chelsea masih menjadi pekerjaan rumah. Langkah Suwarso yang proaktif patut diapresiasi sebagai contoh hubungan baik antar klub di Italia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












