Resmi Berpisah, Dalberto Bangga Bisa Bela Arema FC: Kisah Striker Tajam yang Harus Pergi
Plat Merah – Resmi berpisah, Dalberto bangga bisa bela Arema FC. Striker asal Brasil itu harus mengakhiri kebersamaannya dengan Singo Edan setelah dua musim penuh kenangan. Meski harus pergi, Dalberto mengaku bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.
Kepergian Dalberto diumumkan secara resmi oleh manajemen Arema FC melalui media sosial. Dalam unggahannya, klub berjuluk Singo Edan itu mengucapkan terima kasih atas kontribusi sang pemain. “Terima kasih Dalberto Luan Belo. Terima kasih atas gol-golnya, semangatnya, dan kenangan-kenangannya,” tulis Arema FC di Instagram.
Dalberto sendiri meninggalkan jejak yang impresif selama berseragam Arema FC. Dalam 28 penampilan di Super League 2025-2026, ia berhasil mencetak 19 gol, menjadikannya salah satu top skorer liga. Catatan itu hanya kalah dari David da Silva (23 gol) dan Mariano Peralta (20 gol). Ketajamannya menjadi andalan Arema FC dalam menggedor pertahanan lawan.
Namun, di balik performa gemilangnya, ada alasan yang membuat Arema FC harus melepasnya. Dilansir dari Surya Malang, Dalberto mengajukan kenaikan gaji yang terlalu tinggi bagi klub. Manajemen Arema FC tidak mampu memenuhi permintaan tersebut sehingga memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak. General Manager Arema FC, Yusrinal, hanya bisa mengucapkan terima kasih atas dedikasi Dalberto. “Dalberto merupakan pemain yang memberikan kontribusi sangat besar bagi Arema FC,” ujarnya.
Kabar ini sekaligus membantah spekulasi bahwa Dalberto hengkang karena diincar klub lain, seperti klub kaya asal Brunei. Namun, yang pasti, resmi berpisah, Dalberto bangga bisa bela Arema FC. Dalam pesan perpisahannya, ia menuliskan rasa bangganya. “Saatnya telah tiba untuk menutup babak yang akan selamanya terukir dalam hidupku. Selama dua tahun aku mengenakan jersey ini dengan bangga, hormat, dan memberikan yang terbaik di lapangan. Setiap gol, setiap assist, setiap kemenangan, setiap momen sulit… aku menjalaninya dengan penuh semangat,” tulis Dalberto di kolom komentar Instagram Arema FC.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Aremania, suporter setia Arema FC. “Terima kasih kepada para penggemar Arema atas setiap dukungan, setiap nyanyian, karena telah membuatku merasa seperti di rumah sendiri meskipun aku jauh dari negaraku. Kalian selalu bersamaku di setiap langkah, dan aku tidak akan pernah melupakan itu,” ujarnya.
Resmi berpisah, Dalberto bangga bisa bela Arema FC. Kata-kata itu menjadi penutup manis dari perjalanan singkat namun berkesan. Arema FC kehilangan salah satu striker terbaiknya, namun Dalberto akan selalu dikenang sebagai pemain yang memberikan segalanya untuk klub.
Selain Dalberto, Arema FC juga melepas pemain asal Brasil lainnya, Gildson Pablo Oliveira. Pablo yang sempat menjadi andalan lini tengah harus angkat koper karena masalah cedera yang menghambat performanya. Sepanjang Liga 1 2024/25, ia tampil dalam 27 pertandingan dan menyumbangkan tiga gol. Namun, musim berikutnya ia jarang dimainkan karena cedera. Manajemen pun memutuskan untuk berpisah.
Dengan kepergian dua pemain asing ini, Arema FC dipastikan akan melakukan perombakan besar untuk musim depan. Manajemen disebut tengah memburu striker baru yang bisa menggantikan ketajaman Dalberto. Sementara itu, Dalberto dikabarkan akan bergabung dengan klub lain, entah di Indonesia atau di luar negeri. Yang pasti, resmi berpisah, Dalberto bangga bisa bela Arema FC, dan ia akan selalu menjadi bagian dari sejarah Singo Edan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










