Ancelotti dalam Tekanan: Brasil Tertinggal 0-1 dari Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Plat Merah – Houston, AS – Carlo Ancelotti menghadapi ujian terberatnya sejak menangani Timnas Brasil. Dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Jepang, Brasil tertinggal 0-1 di babak pertama. Keputusan taktis Ancelotti yang menurunkan skuad dengan rata-rata usia tertua sejak 2006 menuai kritik, dan performa tim yang lesu membuat pelatih asal Italia itu harus segera melakukan perubahan besar.
Jepang tampil gemilang dengan disiplin pertahanan yang solid. Gol tunggal Jepang dicetak oleh Kaishu Sano pada menit ke-33, memanfaatkan kesalahan umpan Danilo. Ancelotti, yang duduk di bangku cadangan dengan ekspresi tidak puas, menyaksikan timnya kesulitan menembus pertahanan rapat Samurai Biru. Vinícius Júnior, yang menjadi andalan Brasil, terus dikepung oleh dua hingga tiga pemain Jepang setiap kali menerima bola.
Data menunjukkan Brasil mendominasi penguasaan bola (62%) namun gagal menciptakan peluang emas. Ancelotti melakukan perubahan pertama di babak kedua dengan memasukkan Endrick menggantikan Lucas Paquetá. Namun, hingga menit-menit akhir, Brasil masih kesulitan menembus pertahanan Jepang. Kiper Jepang, Zion Suzuki, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan Matheus Cunha.
Keputusan Ancelotti untuk memainkan pemain-pemain senior seperti Casemiro dan Danilo menuai kritik. Rata-rata usia starter Brasil adalah 29 tahun 245 hari, mengingatkan pada kekalahan memalukan dari Prancis di perempat final 2006. Ancelotti sendiri mengakui perlunya penyesuaian, namun waktu terus berjalan. Jepang, yang lolos sebagai runner-up Grup F, menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang bisa diremehkan.
Jika Brasil gagal lolos, ini akan menjadi kegagalan besar bagi Ancelotti. Publik Brasil mulai mempertanyakan strategi pelatih yang dianggap terlalu bergantung pada pemain bintang. Tekanan semakin besar karena Brasil belum pernah kalah dari Jepang dalam pertemuan resmi sebelumnya. Ancelotti harus segera menemukan solusi jika ingin menghindari kejutan pahit di Piala Dunia 2026.
Kesimpulannya, Brasil dalam bahaya. Ancelotti harus segera merombak strategi agar timnya bisa menyamakan kedudukan dan melaju ke babak berikutnya. Jika tidak, mimpi Brasil untuk meraih gelar juara dunia keenam harus pupus di tangan Jepang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









