Krisis Jerman di Piala Dunia 2026: Masa Depan Julian Nagelsmann Terancam, Klopp Siap Ambil Alih

Krisis Jerman di Piala Dunia 2026: Masa Depan Julian Nagelsmann Terancam, Klopp Siap Ambil Alih

Plat Merah – Julian Nagelsmann kembali menjadi sorotan setelah Jerman secara mengejutkan tersingkir dari Piala Dunia 2026 di babak 32 besar. Kekalahan dramatis dari Paraguay melalui adu penalti dengan skor 4-3 setelah imbang 1-1 di Stadion Boston, Senin (29/6), memicu spekulasi tentang masa depan pelatih berusia 38 tahun tersebut. Tekanan semakin meningkat setelah mantan pemain timnas Jerman, Dietmar Hamann, melontarkan kritik pedas terhadap Julian Nagelsmann, menuduhnya gagal membangun kekompakan tim dan jarang memantau langsung performa pemain di klub.

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Paraguay unggul lebih dulu melalui gol Julio Enciso pada menit ke-43. Kai Havertz menyamakan kedudukan pada menit ke-54 dengan sundulan. Babak perpanjangan waktu tidak menghasilkan gol tambahan, meskipun Jerman sempat mencetak gol melalui Jonathan Tah yang dianulir. Pada adu penalti, kiper Paraguay Orlando Gill menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi, sementara Jose Canale mencetak penalti penentu kemenangan. Ini menjadi kegagalan beruntun Jerman di Piala Dunia setelah tersingkir di babak grup pada 2018 dan 2022, serta perempat final Euro 2024.

Dietmar Hamann, dalam wawancara dengan RTE, melontarkan kritik tajam terhadap Julian Nagelsmann. “Semangat dan keberanian berasal dari kekompakan tim. Di bawah manajer ini, hal itu tidak pernah terjadi,” ujarnya. Hamann juga menuduh Nagelsmann jarang menonton pertandingan klub, bahkan tidak pernah menyaksikan Yann Bisseck di Inter Milan atau Kevin Schade di Brentford. “Dia jarang menonton pertandingan. Di Bundesliga, dia mungkin menonton satu atau dua pertandingan sebulan. Saya tidak punya simpati padanya,” tambah Hamann.

Kontrak Julian Nagelsmann sebenarnya masih berlaku hingga Euro 2028, namun hasil buruk di Piala Dunia membuat posisinya goyah. Nama Jurgen Klopp muncul sebagai kandidat kuat pengganti. Klopp, yang saat ini menjabat Head of Global Soccer di Red Bull, dikabarkan terbuka untuk mengambil alih timnas Jerman asalkan ada kesepakatan yang memungkinkannya tidak harus menghabiskan setiap akhir pekan di tribun pertandingan klub. Seperti dilaporkan The Telegraph, Klopp memiliki ambisi untuk melatih di Piala Dunia dan siap menggantikan Julian Nagelsmann jika DFB memutuskan untuk memecatnya.

Klopp sendiri telah bekerja sebagai pundit untuk Magenta selama Piala Dunia ini. Saat ditanya tentang kemungkinan menggantikan Nagelsmann, ia menjawab, “Saya paham nama saya disebut-sebut. Tapi ini bukan saat yang tepat untuk membicarakannya, apalagi dengan saya.” Namun, sumber internal menyebutkan bahwa Klopp sudah memberikan sinyal positif kepada DFB, meskipun ia tidak ingin terikat dengan jadwal ketat seperti saat menangani klub.

Kekalahan dari Paraguay menjadi pukulan telak bagi sepak bola Jerman. Negara empat kali juara dunia itu belum pernah memenangkan laga knockout sejak 2014. Sementara itu, Paraguay yang berpenduduk 7 juta jiwa berhasil mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 2010. Kapten Paraguay, Jose Canale, menyatakan, “Kami sangat bersatu. Hari ini kami menunjukkan warna asli kami.”

Masa depan Julian Nagelsmann kini berada di ujung tanduk. DFB diperkirakan akan mengadakan pertemuan darurat dalam waktu dekat untuk mengevaluasi kinerja pelatih. Jika Nagelsmann dipecat, Jurgen Klopp menjadi favorit utama untuk menggantikannya. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan asosiasi, dengan mempertimbangkan kontrak Nagelsmann yang masih panjang. Satu hal yang pasti, kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi titik balik bagi sepak bola Jerman yang harus segera bangkit.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup