Prancis Hajar Swedia 3-0, Victor Lindelof Akui Keunggulan Les Bleus

Prancis Hajar Swedia 3-0, Victor Lindelof Akui Keunggulan Les Bleus

Plat Merah – EAST RUTHERFORD, NJ – Tim nasional Prancis sukses melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Swedia dengan skor telak 3-0 dalam laga babak 32 besar yang digelar di MetLife Stadium, Selasa (30/6) waktu setempat. Kylian Mbappé menjadi bintang lapangan dengan dua golnya, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Bradley Barcola. Kekalahan ini membuat kapten Swedia, Victor Lindelof, angkat bicara mengenai superioritas permainan Prancis.

Sejak awal pertandingan, Prancis yang tampil sebagai juara Grup I langsung mendominasi penguasaan bola. Swedia yang lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik harus bekerja keras menghadapi tekanan bertubi-tubi. Namun, Victor Lindelof yang berduet dengan Gustaf Lagerbielke dan Gabriel Gudmundsson di lini belakang tiga bek, berusaha keras menahan gempuran lini depan Prancis yang digalang Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise.

Gol pertama Prancis lahir pada menit ke-45 melalui aksi individu brilian Mbappé yang melakukan crossover step melewati bek Swedia sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Prancis semakin menggila. Bradley Barcola menggandakan keunggulan pada menit ke-53 memanfaatkan umpan silang dari sayap kiri. Mbappé kemudian memastikan kemenangan dengan gol keduanya pada menit ke-74, sekaligus menyamai catatan Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dengan enam gol.

Usai pertandingan, Victor Lindelof yang juga menjadi kapten Swedia memberikan pernyataan melalui penerjemah. “Mereka sangat terampil dalam mengetahui kapan harus mengubah tempo dan meningkatkannya, kapan harus menguasai bola, dan kapan harus mundur,” ujar Victor Lindelof. “Kami sudah berusaha maksimal, tetapi Prancis berada di level yang berbeda malam ini.”

Pelatih Swedia, Graham Potter, melakukan beberapa perubahan taktis dengan menurunkan Lucas Bergvall di lini tengah dan memainkan Victor Lindelof sebagai bek tengah setelah sebelumnya ia sempat dimainkan di posisi lain. Sayangnya, perubahan tersebut belum mampu membendung agresivitas Prancis yang dilatih Didier Deschamps. Deschamps sendiri memuji penampilan Mbappé yang disebutnya sedang dalam misi besar bersama tim.

Kemenangan ini membuat Prancis melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Paraguay. Sementara bagi Swedia, turnamen harus berakhir lebih awal. Meski demikian, perjuangan Victor Lindelof dan rekan-rekannya patut diapresiasi karena mampu bersaing di turnamen bergengsi ini. Dengan hasil ini, Prancis kian kokoh sebagai salah satu favorit juara dunia.

Kesimpulannya, Prancis menunjukkan kelasnya sebagai tim unggulan dengan permainan menekan yang efektif. Victor Lindelof dan Swedia harus mengakui keunggulan lawan, namun pengalaman berharga ini akan menjadi modal bagi masa depan sepak bola Swedia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup