Belanda Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Mundur

Belanda Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Mundur

Plat Merah – Peta persaingan di Piala Dunia 2026 semakin menarik setelah Belanda secara mengejutkan tersingkir di babak 32 besar. Dalam laga yang berlangsung di Monterrey Stadium, Selasa (30/6/2026) pagi WIB, Tim Oranje harus mengakui keunggulan Maroko melalui adu penalti dengan skor 2-3 setelah bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal dan perpanjangan. Hasil ini membuat Belanda gagal melangkah ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam 12 edisi Piala Dunia, sekaligus mengubah peta persaingan di world cup bracket.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Ronald Koeman. Sejak awal turnamen, Belanda diunggulkan setelah memuncaki Grup F dengan kemenangan atas Swedia dan Tunisia serta hasil imbang melawan Jepang. Namun, di babak gugur, mereka harus berhadapan dengan Maroko yang tampil solid. Gol pertama Belanda dicetak oleh Cody Gakpo pada menit ke-72, namun Maroko berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Issa Diop di masa injury time. Dalam adu penalti, tiga algojo Belanda gagal menjalankan tugas, sementara Maroko sukses mengeksekusi tiga penalti. Dengan hasil ini, posisi Belanda di world cup bracket resmi terhapus, sementara Maroko melaju ke babak 16 besar untuk menantang Kanada.

Sehari setelah kekalahan tersebut, Ronald Koeman mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih Timnas Belanda. Melalui akun Instagram pribadinya, Koeman menulis bahwa ia memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya pada Senin malam. “Saya merasa bangga dan bersyukur atas perjalanan karier saya, tetapi sakit rasanya harus berakhir seperti ini. Kami semua bermimpi membuat sejarah di Piala Dunia, namun itu tidak terjadi. Tidak ada yang lebih kecewa dari saya. Sebagai pelatih, saya memikul tanggung jawab itu,” tulis Koeman. Ini merupakan periode kedua Koeman menukangi Belanda, setelah sebelumnya ia juga menangani tim pada periode 2018-2020. Keputusan ini langsung mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk legenda sepak bola Zlatan Ibrahimovic yang mengkritik keras performa Belanda di turnamen tersebut.

Kegagalan Belanda menembus babak 16 besar menjadi kejutan besar dalam world cup bracket edisi 2026. Sebelumnya, tim-tim seperti Jerman, Afrika Selatan, dan Jepang juga sudah lebih dulu angkat koper di fase yang sama. Persaingan di babak gugur semakin ketat dengan kehadiran tim-tim non-unggulan yang mampu tampil mengejutkan. Di sisi lain, publik sepak bola Indonesia pun turut merasakan demam Piala Dunia, seperti yang terlihat di Kota Surakarta yang menciptakan “Kampung Piala Dunia” sebagai bentuk antusiasme.

Bagi para penggemar yang ingin mengikuti perkembangan world cup bracket selanjutnya, pertandingan babak 16 besar dapat disaksikan melalui berbagai platform streaming seperti MAXStream TV, Folaplay, dan siaran televisi melalui TVRI. Pastikan untuk tidak melewatkan aksi tim-tim favorit Anda di turnamen paling bergengsi ini.

Kesimpulannya, tersingkirnya Belanda di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi momentum perubahan dalam peta persaingan global. Dengan mundurnya Ronald Koeman, Belanda harus memulai babak baru di bawah kepemimpinan pelatih anyar. Sementara itu, Maroko membuktikan diri sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan di world cup bracket. Perjalanan turnamen masih panjang, dan kejutan-kejutan lain mungkin masih akan terjadi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup