Zinédine Zidane Dinilai Miliki Profil Sempurna untuk Gantikan Deschamps, Ronaldo Beri Dukungan Penuh
Plat Merah – Legenda hidup sepak bola Brasil, Ronaldo, memberikan dukungan penuh kepada Zinédine Zidane untuk menjadi pelatih tim nasional Prancis menggantikan Didier Deschamps setelah Piala Dunia 2026. Dalam wawancara eksklusif dengan L’Équipe, Ronaldo menyebut Zinédine Zidane memiliki profil yang sempurna untuk posisi tersebut, dengan talenta, pengalaman, kecerdasan taktik, dan karakter yang ideal.
Ronaldo dan Zinédine Zidane pernah menjadi rekan setim di Real Madrid selama empat musim (2002-2006). Selama periode tersebut, keduanya menjadi bagian dari era Galácticos yang legendaris. Ronaldo tidak ragu menyebut Zinédine Zidane sebagai pemain terbaik yang pernah ia mainkan bersama, bahkan melebihi Ronaldinho yang juga dianggapnya luar biasa.
“Dia adalah pemain terbaik yang pernah saya mainkan bersama dan rekan setim terbaik yang pernah saya miliki. Kami menghabiskan empat musim bersama di Real Madrid. Ronaldinho juga merupakan rekan yang benar-benar luar biasa, dengan kejeniusan yang unik,” ujar Ronaldo.
Menurut Ronaldo, Zinédine Zidane sudah membuktikan kemampuannya sebagai pelatih saat menangani Real Madrid, di mana ia berhasil meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun. “Saya selalu mengatakan bahwa dia memiliki profil yang sempurna untuk posisi ini. Dia memiliki bakat, pengalaman, kecerdasan taktik, dan karakter yang ideal. Dan ini bukan hanya intuisi, dia sudah membuktikannya dengan masa kepelatihannya yang gemilang di Real Madrid,” tambahnya.
Zinédine Zidane, yang kini berusia 54 tahun, diprediksi akan menggantikan Didier Deschamps setelah Piala Dunia 2026. Deschamps sendiri telah memimpin Prancis sejak 2012 dan membawa mereka meraih gelar juara dunia 2018. Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), spekulasi semakin kuat mengingat Zidane sudah lama dikaitkan dengan posisi tersebut.
Selain dukungan dari Ronaldo, Zinédine Zidane juga mendapat pujian dari berbagai kalangan. Matt Pokora, penyanyi Prancis, menggambarkan Zidane sebagai pemain yang bermain dengan keanggunan dan teknik yang luar biasa. “Secara teknis, itu adalah puisi. Dia bermain seolah-olah dua langkah di depan yang lain, semuanya tampak sederhana,” kata Pokora.
Sementara itu, putra Zidane, Luca Zidane, yang menjadi kiper andalan Aljazair di Piala Dunia 2026, mengaku bangga dengan nama besar yang diwarisinya. Namun, ia juga mengakui bahwa nama tersebut membawa tekanan tersendiri, terutama di awal karier. “Saya membawa nama Zidane dengan bangga. Tapi ada saat-saat di mana Anda lebih terekspos pada kritik, terutama di awal karier. Namun sekarang, saya sudah bisa membuat jalan saya sendiri,” ujar Luca.
Dengan dukungan dari legenda seperti Ronaldo, serta rekam jejak yang gemilang sebagai pemain dan pelatih, Zinédine Zidane tampaknya menjadi kandidat terkuat untuk memimpin Les Bleus ke era baru. Publik sepak bola Prancis dan dunia pun menantikan keputusan resmi dari FFF.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






