Harry Kane Bawa Inggris Kalahkan RD Kongo, Anthony Gordon Curi Perhatian di Piala Dunia 2026

Harry Kane Bawa Inggris Kalahkan RD Kongo, Anthony Gordon Curi Perhatian di Piala Dunia 2026

Plat Merah – Timnas Inggris berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium. Kemenangan ini diselenggarakan berkat penampilan luar biasa Harry Kane yang mencetak brace, serta kontribusi penting Anthony Gordon yang tampil sebagai pengganti. Pertandingan yang berlangsung Rabu (17/7) ini menjadi momentum penting bagi The Three Lions untuk melangkah ke babak 16 besar.

Catatan Penting Laga Inggris vs RD Kongo

  • Inggris unggul 2-1 melalui dua gol Harry Kane (menit ke-75 dan 86)
  • RD Kongo membuka skor lewat Brian Cipenga (menit ke-7)
  • Anthony Gordon mencatatkan dua assist sebagai pemain pengganti
  • Harry Kane mendapat rating tertinggi 8,9 dari FotMob
  • Inggris akan menghadapi Meksiko di babak 16 besar

Kronologi Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan momentum yang menguntungkan RD Kongo. Menit ke-7, Brian Cipenga mampu membobol gawang Inggris yang dijaga Jordan Pickford setelah memanfaatkan celah di pertahanan tim tamu. Timnas Inggris kesulitan menyamakan kedudukan hingga babak kedua dimulai.

Pada menit ke-75, Harry Kane memecah kebuntuan dengan sundulan yang sempurna ke gawang RD Kongo. Empat menit menjelang waktu normal berakhir, Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam jala gawang.

Harry Kane: Legenda Baru Piala Dunia

Penampilan gemilang Harry Kane menjadi sorotan utama pertandingan. Pemain berusia 32 tahun ini tidak hanya mencetak dua gol, tetapi juga mengkreasikan satu peluang berbahaya. Dengan tambahan dua gol ini, Kane kini mengoleksi 13 gol di Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak timnas Inggris sepanjang masa di kompetisi bergengsi tersebut.

Kane yang kini bermain untuk Bayern Munchen menunjukkan kepiawaiannya sebagai penyerang yang bisa bermain di berbagai posisi. Tiga tembakan yang dilepaskan oleh pemain yang pernah memperkuat Tottenham Hotspur ini menghasilkan dua gol, sementara 29 sentuhan bola menunjukkan keterlibatannya dalam permainan.

Anthony Gordon: Penampilan yang Membawa Perubahan

Amaran dari pelatih Thomas Tuchel terbukti tepat saat Anthony Gordon dimainkan sebagai pemain pengganti. Pemain yang baru saja pindah ke Barcelona ini menciptakan dua assist penting yang membantu permainan Inggris menjadi lebih dinamis. Performa ini membuatnya mendapat rating 8,1 dari FotMob, tertinggi kedua setelah Kane.

Gordon membawa energi segar ke lapangan, dengan kemampuan teknik dan kecepatan yang mengganggu pertahanan RD Kongo. Kedatangannya di menit ke-65 berdampak langsung pada perubahan pola permainan Inggris yang akhirnya membuahkan hasil.

Rating Pemain yang Diungkapkan FotMob

Nama Pemain Rating Kategori
Harry Kane 8,9 Inggris
Anthony Gordon 8,1 Inggris
Elliot Anderson 8,0 Inggris
Noni Madueke 7,7 Inggris
Brian Cipenga 7,2 RD Kongo
Chancel Mbemba 7,5 RD Kongo

Analisis Taktik Kedua Tim

Pelatih Inggris Thomas Tuchel menerapkan strategi 4-3-3 yang menekankan dominasi tengah lapangan melalui kaki-kaki Declan Rice dan Jude Bellingham. Meski tertinggal lebih dulu, kombinasi apik antara Marcus Rashford dan Kane mampu mengimbangi permainan RD Kongo yang bermain lebih defensif.

Sebastian Desabre dari RD Kongo tampaknya sengaja membangun barisan pertahanan yang solid, dengan Lionel Mpasi-Nzau sebagai pengawal lini belakang. Namun, kekuatan fisik pemain muda seperti Noah Sadiki dan Samuel Moutoussamy gagal mengimbangi kecepatan Anthony Gordon.

Dampak Kemenangan Ini

Kemenangan ini memberikan momentum positif bagi Inggris menjelang pertandingan melawan Meksiko di babak 16 besar. Performa apik Harry Kane semakin memperkuat posisinya sebagai kapten tim, sementara Anthony Gordon menunjukkan potensinya sebagai pemain masa depan.

Di sisi lain, RD Kongo harus bangkit dari kekalahan ini. Meski mencetak gol lebih dulu, kelemahan di pertahanan mereka menjadi pelajaran penting untuk laga-laga berikutnya.

Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa sistem sepak bola Inggris tetap konsisten menghasilkan talenta berkualitas, meski menghadapi tekanan usia pemain senior seperti Kane.

Bagi penonton Indonesia yang mengikuti pertandingan ini secara virtual atau langsung melalui layanan resmi Piala Dunia 2026, penampilan apik Harry Kane dan Anthony Gordon memberikan harapan bagi masa depan sepak bola Inggris di kancah internasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup