Kiper Lionel Mpasi Nyaris Bikin Inggris Tersingkir, Harry Kane Jadi Pahlawan
Plat Merah – Lionel Mpasi, kiper RD Kongo, menjadi bintang yang hampir menggagalkan langkah Inggris di Piala Dunia 2026. Dalam laga babak 32 besar di Atlanta, Rabu (1/7) malam WIB, Inggris harus berjuang keras untuk menaklukkan RD Kongo 2-1. Dua gol Harry Kane di menit 75 dan 86 menyelamatkan The Three Lions dari kekalahan memalukan. Namun, penampilan gemilang Lionel Mpasi sepanjang pertandingan menjadi cerita utama yang tak terlupakan.
RD Kongo mengejutkan Inggris sejak menit 7 ketika Brian Cipenga mencetak gol setelah memanfaatkan umpan panjang Chancel Mbemba. Inggris langsung meningkatkan tekanan, tetapi setiap peluang yang diciptakan Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford berhasil dimentahkan oleh Lionel Mpasi. Kiper Le Havre itu melakukan penyelamatan demi penyelamatan, termasuk menggagalkan dua sundulan Bellingham di babak pertama dan satu tembakan keras Rashford di babak kedua.
Lionel Mpasi hampir menjadi pahlawan yang membawa RD Kongo ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 1974. Namun, ketangguhan Inggris dan kegigihan Harry Kane akhirnya mematahkan perlawanan Mpasi. Kane menyamakan kedudukan di menit 75 dengan sundulan, lalu mencetak gol kemenangan 11 menit kemudian. Mpasi mengaku telah memberikan segalanya, seperti dikutip dari pernyataannya usai laga: “Saya memberikan tubuh saya untuk ilmu pengetahuan. Tapi kami tahu Harry Kane adalah striker super dan kami harus fokus padanya. Sayang dua kali kami kurang perhatian.”
Kekalahan ini menjadi pahit bagi RD Kongo, apalagi pelatih Sebastien Desabre menerima kabar duka kehilangan ayahnya saat konferensi pers usai pertandingan. Mantan kapten RD Kongo, Gabriel Zakuani, menyesalkan hasil tersebut. Ia menilai timnya bermain bagus di babak pertama, tetapi kewalahan setelah Inggris melakukan pergantian pemain dan menambah intensitas serangan.
Lionel Mpasi mendapat pujian dari berbagai pihak, termasuk media Prancis L’Equipe yang memberinya rating 8, sama dengan Kane. Kiper 29 tahun itu menjadi kunci RD Kongo bisa bertahan hingga menit akhir. Meski gagal membawa timnya lolos, namanya kini dikenal dunia sebagai salah satu kiper terbaik di turnamen ini.
Bagi Inggris, kemenangan ini memastikan langkah ke babak 16 besar. Namun, performa kurang meyakinkan menjadi catatan bagi Thomas Tuchel. Inggris akan menghadapi Meksiko di Meksiko City pada babak selanjutnya. Sementara itu, RD Kongo pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit kepada salah satu favorit juara.
Kesimpulannya, Lionel Mpasi membuktikan bahwa sepak bola penuh kejutan. Meski akhirnya harus mengakui keunggulan Inggris, penampilannya layak dikenang sebagai salah satu aksi kiper terbaik di Piala Dunia 2026. Harry Kane kembali menjadi pahlawan, tetapi malam itu milik Lionel Mpasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.





