Roy Keane Sebut Bruno Fernandes Hubunginya, Konflik Lama Berakhir Damai

Roy Keane Sebut Bruno Fernandes Hubunginya, Konflik Lama Berakhir Damai

Plat Merah – Roy Keane sebut Bruno Fernandes menghubunginya, konflik lama berakhir dengan damai. Pernyataan itu mengakhiri perseteruan dua kapten Manchester United dari generasi berbeda yang sempat memanas beberapa pekan terakhir. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Keane mengungkapkan bahwa Fernandes menghubunginya secara pribadi untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.

Konflik bermula ketika Roy Keane mengkritik Bruno Fernandes setelah pemain asal Portugal itu memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Liga Inggris, yaitu 21 assist pada musim 2025-2026. Keane menilai Fernandes terlalu egois dan mementingkan rekor pribadi di atas kemenangan tim. Kritik tersebut membuat Fernandes tersinggung dan membalas melalui podcast Diary of a CEO bersama Steven Bartlett.

Fernandes saat itu menyatakan bahwa ia tidak terima dengan pernyataan Keane yang dianggap melebih-lebihkan dan tidak memahami fakta. “Saya selalu mengatakan bahwa saya tidak keberatan dengan kritik. Saya selalu menerima kritik dari siapa pun dan saya tidak pernah membalas apa pun. Tapi yang tidak saya sukai adalah dia menaruh kata-kata di mulut saya yang sebenarnya tidak saya ucapkan,” ujar Fernandes kala itu.

Setelah saling sindir di media sosial, akhirnya Fernandes mengambil langkah dewasa dengan menghubungi Keane langsung. Roy Keane sebut Bruno Fernandes menghubunginya, konflik lama berakhir dengan damai setelah keduanya berbincang panjang lewat telepon. Keane mengaku terkesan dengan inisiatif Fernandes yang mau memperbaiki hubungan.

“Saya menghargai telepon dari Bruno. Dia adalah pemain hebat dan kapten yang baik. Kami sepakat untuk saling menghormati dan fokus pada kesuksesan Manchester United,” kata Keane dalam pernyataannya. Konflik yang sempat menjadi sorotan publik ini pun resmi berakhir dengan damai.

Roy Keane sebut Bruno Fernandes menghubunginya, konflik lama berakhir dengan damai. Keduanya sepakat untuk tidak lagi memperpanjang perselisihan dan kembali mendukung satu sama lain. Fernandes juga mengakui bahwa kritik dari legenda seperti Keane bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang.

“Roy adalah legenda klub. Saya belajar banyak dari kritiknya. Yang terpenting sekarang adalah kami sama-sama ingin Manchester United kembali berjaya,” ujar Fernandes dalam wawancara terpisah.

Dengan berakhirnya konflik ini, para penggemar Manchester United berharap tidak ada lagi ketegangan di antara para pemain dan mantan pemain. Roy Keane sebut Bruno Fernandes menghubunginya, konflik lama berakhir dengan damai menjadi contoh bahwa perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik.

Kesimpulannya, perseteruan antara Bruno Fernandes dan Roy Keane telah berakhir dengan damai setelah Fernandes menghubungi Keane. Keduanya kini berkomitmen untuk mendukung Manchester United tanpa ada lagi ganjalan. Langkah ini menunjukkan kedewasaan Fernandes sebagai kapten dan rasa hormatnya terhadap legenda klub.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup