Emam Ashour Cetak Gol Bersejarah, Bawa Timnas Mesir ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Plat Merah – Emam Ashour menjadi pahlawan kemenangan bersejarah Timnas Mesir saat mengalahkan Australia 4-2 dalam adu penalti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Jumat (3/7/2026). Gol Emam Ashour di menit ke-13 menjadi pembuka jalan bagi Mesir untuk meraih kemenangan pertama mereka di babak gugur Piala Dunia setelah 92 tahun penantian.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Australia hampir unggul lebih dulu melalui tembakan jarak jauh Cristian Volpato yang mengenai mistar gawang. Namun, Mesir justru memecah kebuntuan lewat aksi Emam Ashour. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan cerdik, Emam Ashour menyundul umpan silang Karim Hafez dengan sempurna ke pojok gawang Australia. Penampilan impresif Emam Ashour di lini tengah menjadi kunci dominasi Mesir di babak pertama.
Australia menyamakan kedudukan di menit ke-55 melalui gol bunuh diri Mohamed Hany yang gagal mengantisipasi umpan silang berbahaya. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Mesir mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas, termasuk tendangan keras Ramy Rabia yang digagalkan kiper Australia, Patrick Beach. Namun, hingga 120 menit, skor tetap imbang.
Pelatih Australia, Tony Popovic, mengambil risiko dengan memasukkan kiper Mathew Ryan yang lebih berpengalaman untuk menghadapi adu penalti. Sayang, langkah tersebut tidak membuahkan hasil. Harry Souttar gagal mengeksekusi penalti pertama Australia karena tendangannya melambung di atas gawang. Jackson Irvine dan Awer Mabil berhasil mencetak gol untuk Australia, namun Lucas Herrington membentur mistar pada tendangan keempat. Di kubu Mesir, Emam Ashour tidak mendapat giliran mengeksekusi penalti, namun kontribusinya di lapangan sepanjang laga menjadi fondasi kemenangan. Mahmoud Saber, Ramy Rabia, Mohamed Salah, dan Hossam Abdelmaguid sukses menuntaskan tugas mereka. Abdelmaguid menjadi penentu kemenangan setelah penaltinya tidak mampu dihalau Ryan.
Kapten Mesir, Mohamed Salah, tak kuasa menahan air mata kebahagiaan setelah laga. “Ini sejarah. Kami menanti momen ini selama 92 tahun,” ujarnya. Emam Ashour, yang kini menjadi sorotan, dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat gol pembuka dan pergerakannya yang merepotkan pertahanan Australia. Dengan kemenangan ini, Mesir akan menghadapi juara bertahan Argentina di babak 16 besar pada Selasa (7/7/2026) di Atlanta.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Australia yang masih belum pernah meraih kemenangan di babak gugur Piala Dunia. Pelatih Popovic menyayangkan kegagalan timnya memanfaatkan peluang. “Kami dekat, tapi penalti selalu urusan lotere,” katanya. Di sisi lain, publik Mesir merayakan pencapaian Emam Ashour dan rekan-rekannya yang telah menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Afrika.
Kesimpulannya, kemenangan ini membuktikan kebangkitan sepak bola Mesir di panggung dunia. Emam Ashour, dengan gol krusialnya, telah mengukir namanya dalam buku sejarah Piala Dunia. Dukungan penuh dari suporter di stadion dan jutaan pasang mata di rumah menjadi saksi perjalanan emas Timnas Mesir.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






