Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Kontroversi Penalti Warnai Kemenangan atas Prancis
Plat Merah – Spanyol memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Prancis 2-0 di Stadion Dallas, Arlington, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak lepas dari kontroversi tendangan penalti yang menjadi sorotan utama. Mikel Oyarzabal mencetak gol pertama dari titik putih pada menit ke-22 setelah Lamine Yamal dilanggar Lucas Digne. Namun, keputusan wasit Ivan Barton memicu perdebatan karena Yamal sempat diduga menyentuh bola dengan tangan sebelum dilanggar.
Pakar peraturan pertandingan, Christina Unkel, menjelaskan bahwa insiden tersebut bukan handball karena bola mengenai bagian lengan baju Yamal. Dengan demikian, tendangan penalti tetap sah. “Titik kontak bola sebenarnya berada di bagian lengan baju Yamal. Karena itu, insiden tersebut tidak dianggap sebagai pelanggaran. Keputusan memberikan penalti seharusnya tetap berlaku,” ujar Unkel dalam analisisnya di ITV.
Kontroversi lain muncul saat wasit membatalkan tendangan bebas untuk Prancis pada babak pertama. Awalnya, Fabian Ruiz dianggap melanggar Ousmane Dembele, tetapi setelah protes keras dari Ruiz, Barton mengubah keputusannya. Bola justru diberikan kepada Spanyol untuk melanjutkan permainan. Langkah ini memicu reaksi beragam di media sosial, dengan banyak yang mempertanyakan konsistensi wasit.
Terlepas dari kontroversi, Spanyol tampil dominan sepanjang pertandingan. Pedro Porro menggandakan keunggulan pada menit ke-58, memastikan kemenangan yang memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 37 laga. Catatan ini menyamai rekor Italia pada 2018-2021. Spanyol juga menjadi tim Eropa pertama yang meraih delapan kemenangan beruntun di fase gugur Euro dan Piala Dunia.
Kemenangan ini menegaskan kebangkitan Spanyol sejak 2024, ketika mereka menjuarai Euro 2024. Kini, La Furia Roja tinggal menunggu lawan di final yang akan dihadapi antara Argentina dan Inggris. Jika bertemu Argentina, final akan menjadi duel bersejarah antara juara Eropa dan juara bertahan dunia, serta pertemuan pertama kedua tim di Piala Dunia sejak 1966.
Spanyol berpeluang meraih gelar Piala Dunia kedua setelah 2010, sementara Argentina mengincar gelar keempat. Terlepas dari siapa lawannya, Spanyol telah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen dengan enam kemenangan dan satu imbang. Tendangan penalti Oyarzabal menjadi momen krusial yang membuka jalan menuju final.
Kontroversi tendangan penalti dan pembatalan tendangan bebas akan menjadi bahan diskusi hangat, namun tidak mengurangi pencapaian Spanyol yang kini tinggal selangkah lagi mengulang sukses 2010. Final Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung bagi Spanyol untuk membuktikan dominasi mereka di sepak bola dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.



![Undian menantang sambut wakil tuan rumah di Indonesia Open 2026 [titlebase]: Drama dan Kejutan di Babak Kedua](https://platmerah.com/wp-content/uploads/2026/06/undian-menantang-sambut-wakil-tuan-rumah-di-indonesia-open-2026-titlebase-drama-dan-kejutan-di-babak-kedua.webp)








