Final Piala Dunia 2026: Messi Siap Berikan Segalanya, Spanyol Incar Rekor Jerman

Final Piala Dunia 2026: Messi Siap Berikan Segalanya, Spanyol Incar Rekor Jerman

Plat Merah – Pesta sepak bola piala dunia argentina telah mencapai puncaknya. Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan juara bertahan Argentina melawan Spanyol akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7) dini hari WIB. Laga ini menjadi panggung bagi Lionel Messi untuk mengukuhkan statusnya sebagai legenda hidup, sementara Spanyol berambisi mengikuti jejak Jerman sebagai negara Eropa kedua yang juara di Amerika.

Kapten Argentina, Lionel Messi, menegaskan kesiapannya memberikan segalanya di partai puncak. Dalam acara Fanatics Fest bersama legenda olahraga dunia seperti Tom Brady, Novak Djokovic, dan Kevin Durant, Messi menyatakan dirinya akan tampil habis-habisan. Messi saat ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen dengan delapan gol bersama Kylian Mbappe. Ia menjadi tumpuan La Albiceleste untuk mempertahankan gelar, prestasi yang hanya pernah diraih Italia (1934, 1938) dan Brasil (1958, 1962).

Di sisi lain, Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Prancis di semifinal. Pelatih Luis de la Fuente dan kapten Rodri optimistis mampu mengatasi Argentina. Rodri menyebut Messi sebagai pemain terbaik sepanjang masa, namun menekankan bahwa Argentina bukan hanya Messi. “Kami adalah tim yang sulit dikalahkan, pandai menguasai area penalti dan lini tengah,” ujar Rodri dalam konferensi pers. Spanyol belum terkalahkan dalam 17 pertandingan terakhir dan berpotensi menyamai rekor Jerman yang juara di Benua Amerika pada 2014.

Namun, jelang laga muncul kekhawatiran terkait kabut asap akibat kebakaran hutan di Ontario, Kanada, yang berdampak pada kualitas udara di New Jersey. FIFA memastikan pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal karena prediksi perbaikan cuaca. Sebelumnya, laga MLS antara Vancouver Whitecaps dan Chicago Fire sempat ditunda karena kondisi serupa.

Presiden Argentina Javier Milei memutuskan tidak hadir ke stadion karena alasan takhayul. Milei mengaku menyaksikan langsung tujuh kemenangan Argentina dari rumahnya di Buenos Aires dan takut memutus rantai keberuntungan. Tradisi ini sudah ada sejak era Carlos Menem pada 1990, di mana kunjungan presiden ke ruang ganti dianggap membawa sial.

Spanyol membidik rekor sebagai juara Eropa pertama yang menang di Piala Dunia di Amerika sejak Jerman 2014. Sementara Argentina ingin menghindari tragedi seperti 1990 (kalah dari Jerman) dan 2014 (kalah dari Jerman). Pertandingan diprediksi berlangsung ketat, dengan Messi sebagai ancaman utama dan Spanyol mengandalkan kolektivitas tim. Siapa pun yang menang, laga ini akan menjadi sejarah baru dalam sepak bola piala dunia argentina.

Dengan segala intrik dan drama yang menyertainya, final Piala Dunia 2026 menjadi ajang pembuktian bagi dua raksasa sepak bola. Argentina mengincar gelar beruntun yang langka, sementara Spanyol ingin mengakhiri puasa gelar sejak 2010. Sepak bola piala dunia argentina telah memberikan pertunjukan terbaiknya, dan dunia akan menyaksikan siapa yang layak menjadi juara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup