Lamine Yamal Siap Bela Spanyol di Piala Dunia 2026 Usai Pulih dari Cedera

Lamine Yamal Siap Bela Spanyol di Piala Dunia 2026 Usai Pulih dari Cedera

Plat MerahLamine Yamal, bintang muda Barcelona, dipastikan siap tampil membela Timnas Spanyol pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 melawan Cape Verde, Senin (15/6) dini hari WIB. Pemain berusia 18 tahun itu telah pulih dari cedera hamstring yang dialaminya pada April lalu dan sudah mengikuti latihan penuh bersama rekan setimnya. Kehadiran Lamine Yamal menjadi angin segar bagi La Roja yang sebelumnya dihantam badai cedera.

Spanyol, yang merupakan juara bertahan Euro 2024, akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan skuad terkuat. Selain Lamine Yamal, pemain sayap lainnya seperti Nico Williams dan Victor Munoz juga telah kembali berlatih penuh. Namun, pelatih Luis de la Fuente kemungkinan tidak akan memainkan mereka sejak menit awal melawan Cape Verde, mengingat kondisi fisik yang masih perlu diatur. Mereka diprediksi baru akan tampil penuh pada laga kedua melawan Arab Saudi pada 21 Juni.

Lamine Yamal menjadi sorotan utama karena performa gemilangnya di Euro 2024, di mana ia mencetak gol spektakuler ke gawang Prancis di semifinal dan menyumbang empat assist. Kini, ia diharapkan menjadi motor serangan Spanyol di Piala Dunia. Namun, cedera yang membekapnya di akhir musim Liga Spanyol sempat membuat khawatir para penggemar. Ia tidak dimainkan Barcelona di sisa pertandingan demi menjaga kondisinya.

Di sisi lain, Cape Verde akan menjalani debut di Piala Dunia setelah sukses lolos dari babak kualifikasi CAF. Tim asuhan Rui Aguas menampilkan pertahanan yang solid, namun menghadapi Spanyol yang diunggulkan menjadi tantangan besar. Spanyol diprediksi akan mendominasi pertandingan, dan Lamine Yamal bisa menjadi pembeda jika ia diturunkan.

Artikel ini juga menyoroti persaingan Lamine Yamal di level klub. Di Barcelona, posisinya sebagai eksekutor penalti utama terancam setelah kedatangan Anthony Gordon dari Newcastle United. Gordon memiliki rekor sempurna dari titik penalti, yang membuat pelatih Hans Flick harus memikirkan kembali siapa yang akan menjadi algojo utama musim depan. Namun, untuk saat ini, fokus Lamine Yamal tertuju pada Piala Dunia.

Dengan dukungan penuh dari rekan setim seperti Rodri dan Mikel Oyarzabal, Spanyol optimis bisa melaju jauh. Lamine Yamal akan menjadi salah satu pemain kunci yang diandalkan untuk membawa pulang trofi kedua setelah 2010.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup