KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 250 Orang Dievakuasi

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 250 Orang Dievakuasi

PlatMerah.com, Sumenep – Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (28/7). Kapal tersebut mengangkut sekitar 250 orang, termasuk penumpang dan awak kapal. Proses evakuasi dilakukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi dari PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku operator kapal. Perusahaan tersebut melaporkan bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Setelah melaporkan kejadian tersebut, nakhoda tidak dapat dihubungi kembali.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan dari kapal Meratus Project 3 pada pukul 09.45 WIB, posisi KM Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Saat itu, kondisi kapal dilaporkan hampir terbakar habis, dan para penumpang berkumpul di anjungan serta haluan kapal.

Kapal Meratus Project 3 tidak dapat merapat ke lokasi karena membawa muatan bahan berbahaya (hazmat). Proses evakuasi kemudian dilakukan oleh TB Hasnur 26 yang berhasil mendekati kapal. Pada pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan kapal British Mentor.

Upaya Evakuasi

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan bahwa hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung. TB Hasnur 26 telah mengevakuasi penumpang dan awak kapal, kemudian memindahkan mereka ke MV Meratus 2. “Saat ini POB dalam proses evakuasi oleh TB Hasnur 26 untuk ditransfer ke MV Meratus 2. Semoga seluruh POB bisa dievakuasi dengan selamat dan aman,” ujarnya.

Pos SAR Sumenep juga telah mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Selain itu, KN SAR 249 Permadi disiagakan menuju lokasi, meskipun membutuhkan waktu tempuh sekitar tujuh hingga delapan jam. “Tim dari Pos SAR Sumenep juga proses pemberangkatan. Kalau KN Permadi posisinya masih cukup jauh, sekitar tujuh sampai delapan jam perjalanan ke lokasi. Kami sedang mengupayakan koordinasi dengan unsur-unsur di sekitar Sumenep,” kata Didit.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran maupun adanya korban jiwa. Proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan empat kapal di sekitar lokasi kejadian.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup